
Photo
JawaPos.com- Pengembalian fungsi aliran sungai atau revitalisasi di Sungai Kalianak menjadi perhatian serius Pemkot Surabaya. Rencana penertiban dan penataan bangunan di bantaran Sungai Kalianak terus dimatangkan. Kecamatan Krembangan kembali melakukan survei lapangan pekan ini.
Beberapa fakta baru di lapangan berhasil ditemukan. Untuk mengembalikan fungsi sungai, lebih dari 100 rumah dan bangunan semipermanen lainnya harus dibongkar. Yaitu, yang berada di wilayah RW 6 dan RW 7 di Kelurahan Morokrembangan.
Camat Krembangan Ario Bagus Permadi mengakui, rencana penataan memang menuai aksi protes dari warga setempat. Terutama bangunan di muara sungai Kalianak menuju ke laut. Pelebaran sungai akan dilakukan seluas 14 meter.
Jadi, beberapa material bangunan harus dibongkar cukup banyak. Yakni, sekitar 70–80 persen dari total luas bangunan. ”Dan, mereka merasa keberatan karena berpikir secara otomatis rumah mereka akan hilang,” ungkapnya.
Warga yang terdampak hanya menyetujui pembongkaran dilakukan pada area belakang. Area dapur, misalnya. Dengan ukuran luas tidak lebih dari 30 persen dari luas keseluruhan bangunan. Upaya itu bisa saja dilakukan, tetapi tidak diterapkan pada semua bangunan di lokasi tersebut.
Ario menilai, pembongkaran bangunan dapat berdampak terhadap fungsi sungai. Dia mengungkapkan, saat ini Sungai Kalianak sepanjang 1 kilometer memiliki lebar yang berbeda. Ada yang masih sesuai dengan ukuran awal, tetapi ada pula yang menyempit.
Karena itulah, luas bangunan yang dibongkar tidak sama antara bangunan satu dan lainnya. Pembongkaran dilakukan sesuai dengan penyempitan yang terjadi di titik tepi sungai.
Untuk menemukan solusinya, pertemuan bersama warga yang terdampak segera diadakan. Saat ini kecamatan menentukan sistem eksekusi penataan bangunan. Material bangunan tetap dibongkar sebanyak 80 persen atau ada alternatif lain.
”Bagaimanapun, kami juga tidak mau menghilangkan tempat tinggal mereka. Karena itu, hasil penemuan di lapangan akan kami kaji ulang. Mencari solusi untuk kebaikan bersama. Dengan begitu, tidak ada warga yang dirugikan,” tuturnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
