
Ilustrasi demo ojol eberapa waktu lalu. Rafika Yahya/JawaPos.com
awaPos.com–Ribuan driver ojek online (ojol) se-Jawa Timur bakal menggeruduk Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (25/8). Mereka datang ke Kota Surabaya untuk menuntut kenaikan tarif.
Humas Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jawa Timur (Jatim) Daniel Lukas Rongrong menjelaskan, terdapat beberapa titik yang menjadi pusat massa. Titik pertama yang akan dipadati driver ojol adalah Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur.
”Kantor di Jalan Ahmad Yani Surabaya ini menjadi titik kumpul driver ojol,” kata Daniel, Rabu (25/8) pagi.
Massa kemudian bergerak ke kantor Diskominfo Jatim. ”Lalu, Kami bakal berkonvoi ke arah Polda Jatim, dilanjut ke empat kantor aplikator,” terang Daniel Lukas Rongrong.
Para peserta demo juga akan bergerak ke kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil IV Jatim, DPRD Jatim, Polrestabes Surabaya, dan berakhir di Gedung Negara Grahadi.
”Kami minta maaf, jika aksi ini akan menimbulkan dampak kemacetan pada rute-rute yang dilewati,” tutur Daniel Lukas Rongrong.
Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKP Arif Fazlurahman menjelaskan, arus lalu lintas dari Bundaran Waru menuju jalur Frontage Road Ahmad Yani dilihkan ke jalur barat. ”Sehingga bila massa melewati Kantor Dishub, Diskominfo, atau Polda Jatim, kemacetan bisa teratasi,” ujar Arif.
Massa diprediksi berjalan ke kantor penyedia layanan ojek online di Jalan Ronggolawe Surabaya. Di sana, polisi sudah membuat rekayasa lalu lintas dari 4 ruas jalan.
”Arus lalu lintas dari Jalan Bintoro Menuju Jalan Ronggolawe diluruskan menjadi 1. Kemudian dari Jalan MH Thamrin menuju Jalan Ronggolawe dialihkan ke Jalan Bintoro. Kemudian arus lalu lintas dari Jalan Majapahit menuju Jalan Ronggolawe dialihkan ke Jalan Wahidin,” jelas Arif.
Sementara itu, ruas jalan lain yang menjadi tujuan dari massa diprediksi tidak mengalami kemacetan. Sehingga tidak ada pengalihan arus.
”Petugas berjaga. Jadi nanti ada yang berjaga di Jalan Panglima Sudirman, Jalan Ngagel, Jalan Taman AIS Nasution (kantor penyedia layanan), dan Jalan Basuki Rahmat (Kantor KPPU Jatim),” papar Arif.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
