
Photo
JawaPos.com- Penanganan longsor tebing di kawasan Putri Cempo (Pucem), Gresik, segera dilakukan setelah pemenang tender diumumkan. Nanti tebing yang sudah longsor bertahun-tahun itu diperbaiki secara permanen.
Berdasar pantauan Jawa Pos, longsoran tersebut sudah semakin parah. Sudah dua kali jalan alternatif diganti karena tebing yang semakin tergerus. Sejauh ini, pemerintah baru melapisi terpal warna hitam di dinding-dinding tebing itu untuk mengurangi risiko longsoran.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Gresik Achmad Hadi menyampaikan, minggu ini sudah dilakukan uitzet (pengukuran) dan persiapan lapangan oleh tim dinas PUTR, penyedia jasa, tim teknis, hingga konsultan.
Dia mengafakan, tebing Pucem itu memerlukan penanganan khusus karena lokasinya yang cukup sulit dan bekas longsoran yang sangat parah.
Hadi menambahkan, kondisi di lapangan menggambarkan bahwa lokasi longsor itu sedalam 50 meter dengan lebar area lebih dari 100 meter. Secara teknis, lanjut dia, penanganan akan diarahkan untuk pembuatan dinding pengaman. ’’Di sisi bawah itu. Dan pembuatan terasering dengan penguatan beton bored pile (soil nailing) di sisi tebing,” jelasnya.
Pihaknya berharap penanganan tersebut dapat mengamankan beberapa situs di atas bukit dan area lingkungan Pucem. Selain itu, apabila pengerjaan sudah selesai dan memungkinkan, jalan alternatif yang hilang akibat longsor tersebut bisa dibuka kembali.
Tebing Pucem itu longsor sejak 2018. Pemkab sejak tahun pertama sudah menganggarkan untuk penanganan. Namun, karena anggaran yang disediakan kecil, akhirnya gagal.
Pada 2019 pun demikian, proyek tersebut sudah dilelang, bahkan sudah muncul pemenangnya. Namun, bernasib sama, anggaran kecil membuatnya gagal. Pada 2020, pemkab kembali menganggarkan penanganan tebing Pucem. Nilainya Rp 5 miliar. Karena pandemi, dana itu dikepras hingga tersisa Rp 2 miliar. Dana itu juga tidak digunakan karena dinilai terlalu kecil.
Saat itu pemkab hanya melakukan penanganan berupa pemasangan terpal untuk melapisi tebing longsor tersebut. Dengan maksud, gerusan tanah tidak semakin parah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
