Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Juli 2022 | 22.41 WIB

Sempat Dibela Ortu, Mas Bechi Belum Dikunjungi Keluarga di Penjara

Mas Bechi (berdiri tengah) saat press conference. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Mas Bechi (berdiri tengah) saat press conference. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Belum ada satupun keluarga Mas Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi, yang mengunjunginya di Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 Surabaya di Medaeng, Sidoarjo. Putra Kiai Muchtar Muth'in itu ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan.

Mas Bechi, sapaannya, diamankan karena terbukti mencabuli 5 orang santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang. Drama penangkapan Mas Bechi berakhir pada Kamis (7/7) tengah malam usai menyerahkan diri ke Polda Jatim.

Karutan Klas 1 Surabaya Wahyu Indrajati mengatakan, Mas Bechi tiba di lapas pada Jumat (8/7) dini hari. Saat datang hingga siang ini, belum ada keluarga yang mendampingi.

”Ada cuma 1 (anggota keluarga) yang memastikan bahwa MSAT sungguhan diterima Polda Jatim. Tapi sampai saat ini belum ada pengunjung,” kata Indrajati.

Dia menyatakan, tidak ada perlakuan khusus untuk Mas Bechi. Meski dia adalah anak kiai terkenal di Jombang.

”Akan diperlakukan sama sebagai tahanan dengan status tersangka. Tidak ada perlakuan khusus untuk MSAT, kami perlakuan sama dengan tahanan lain, karena memang kondisinya crowded,” ucap Wahyu Indrajati.

Meski hingga hari ini (8/7) tidak ada keluarga yang menjenguk. Keluarga Bechi bisa berkunjung mulai 19 Juli. Keluara Bechi boleh berkunjung tatap muka ke rutan jika sudah memenuhi syarat kunjungan.

”Kunjungan keluarga tatap muka mulai 19 Juli sudah boleh dilakukan, sesuai syarat berlaku harus vaksin tiga kali, kalau nggak ada, bisa pakai swab antigen,” terang Wahyu.

Tak adanya pengunjung keluarga itu, berbanding terbalik dengan pembelaan yang dilakukan keluarga Mas Bechi habis-habisan. Kemarin (7/7), saat polisi menyatroni ponpes yang juga tempat tinggal keluarga, ayah Mas Bechi yang juga Pengasuh Ponpes Shiddiqiyah Jombang, Kiai Muchtar Mu'thi, meminta polisi pulang. ”Aku antarkan sendiri ke Polda Jatim,” kata Kiai Muchtar Mu’thi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore