Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Mei 2022 | 16.22 WIB

PPKM Masih Diperpanjang, di Surabaya Raya Tinggal Gresik Level 2

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Ekspektasi penghapusan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) karena situasi Covid-19 relatif sudah terkendali, sejauh ini belum terkabulkan. Pemerintah kembali memperpanjang PPKM Jawa-Bali hingga dua pekan ke depan. Yakni, mulai hari ini (24/5) sampai 6 Juni mendatang.  Kepastian itu tertuang dalam Inmendagri Nomor 26 Tahun 2022

Dalam regulasi terbaru itu, ternyata mayoritas daerah di Jatim masih bertengger di level 2. Hanya 13 kabupaten/kota yang berstatus PPKM level 1. Yakni, Sidoarjo, Ponorogo, Ngawi, Kota Surabaya, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, Tuban, Kab. Pasuruan, Mojokerto, Lamongan, Kota Pasuruan, dan Bojonegoro.

Khusus di wilayah aglomerasi Surabaya Raya, hanya tinggal Gresik yang awet menyandang status PPKM level 2.  Dari data yang diunggah Pemprov Jatim, sebetulnya kasus aktif Covid-19 di Gresik paling sedikit dibandingkan Surabaya dan Sidoarjo. Yakni, hanya tiga orang per 23 Mei 2022. Sedangkan kasus aktif di Surabaya ada 36 orang dan Sidoarjo 15 orang. Kedua wilayah ini pun menempati posisi teratas dan runner up di Jatim.

Namun, menilik hasil asesmen situasi Covid-19 dari Kemenkes RI per 22 Mei 2022, rasio tracing di Gresik menunjukkan angka 0,00 atau berstatus tidak memadai (terbatas). Artinya, tidak ada tracing yang dilakukan terhadap kasus kontak erat atau kasus konfirmasi dalam seminggu terakhir. Adapun tracing di Surabaya 25,80 dan Sidoarjo 14,50, yang menunjukkan telah memadai.

Boleh jadi, penghapusan PPKM sebagai tahapan mengakhiri pandemi menuju endemi itu menunggu penuntasan vaksinasi Covid-19. Terutama vaksin dosis II dan booster. Terutama untuk sasaran anak-anak, remaja dan lansia. Sebab, sejauh ini masih banyak kabupaten/kota yang belum menuntaskannya.

Data per 22 Mei 2022, capaian vaksin dosis ketiga atau booster di Surabaya masih 894.000 orang atau 40,3 persen dari sasaran, Sidoarjo 384.143 orang (24,41 persen), dan Gresik 216.036 orang (21,35 persen). Untuk vaksin pertama dan kedua, wilayah Surabaya Raya sudah relatif tinggi.

Sebelumnya, seperti dilaporkan Antara Minggu (22/5), Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah berpeluang besar menghapus PPKM dalam waktu secepatnya. ’’Kalau situasi sudah terkendali, masa PPKM terus,” katanya.

Ada beberapa indikator transisi menuju endemi tersebut. Sebut saja di antaranya pemerintah telah mengeluarkan kebijakan bermasker di ruang terbuka dengan sirkulasi udara yang baik serta pertimbangan jarak yang aman. Selain itu, pemerintah juga mulai menghapus travel bubble pada pertemuan The Seventh Session of the Global Platform, 23-28 Mei 2022, di Bali.

Pelonggaran lainnya, penonton sepak bola sudah boleh datang langsung ke stadion. Ini juga telah dilakukan saat pertandingan persahabatan antara Persebaya melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tumo (GBT) Surabaya, Minggu (22/5). Puluhan ribu suporter pun tumpah.

--- 

Status Terbaru PPKM Kabupaten/Kota di Jatim  Per 24 Mei-6 Juni 2022

Level 1: Sidoarjo, Ponorogo, Ngawi, Kota Surabaya, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, Tuban, Kab. Pasuruan, Mojokerto, Lamongan, Kota Pasuruan, dan Bojonegoro.

Level 2: Tulungagung, Trenggalek, Situbondo, Pacitan, Magetan, Kab. Madiun, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Batu, Kab. Kediri, Jombang, Bondowoso, Kab. Blitar, Banyuwangi, Sumenep, Sampang, Kab. Probolinggo, Nganjuk, Kab. Malang, Jember, Gresik, dan Bangkalan.

Level 3: Kabupaten Pamekasan

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore