
Photo
JawaPos.com- Jerih payah warga Kampung Mulyomukti, Kelurahan Babat Jerawat, Surabaya, akhirnya terbayar. Kampung di wilayah Kecamatan Pakal itu lolos sebagai tiga terbaik dalam lomba Kampung Pancasila tingkat Korem 084/Bhaskara Jaya yang digelar oleh Mabes TNI.
Kemarin (12/4) Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara resmi menetapkan kampung tersebut sebagai Kampung Pancasila. Orang nomor satu di Surabaya itu menyebut Kampung Pancasila tidak bisa terlepas dari santri.
Eri pun sedikit bercerita tentang perjuangan dalam meraih kemerdekaan. Sebelum menetapkan hari dan tanggal kemerdekaan, Presiden Soekarno menemui Hasyim Asy’ari, ulama yang juga pendiri ormas Nahdlatul Ulama.
”Bung Karno tanya kapan sebaiknya kemerdekaan diproklamasikan. Jawabannya adalah tepat bulan Ramadan, tanggal 17 Agustus 1945,” ujarnya.
Eri juga menyinggung peran santri dalam mempertahankan kemerdekaan pascaproklamasi. Resolusi jihad, kata Eri, kali pertama dikumandangkan di Surabaya. ”Termasuk kantor PBNU pertama ada di Surabaya,” katanya.
Nah, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila benar-benar diamalkan oleh para santri. Karena itu, Eri menyebut bahwa Surabaya adalah kota santri. Surabaya adalah kota Pancasila. ”Dan di Babat Jerawat ini Kampung Pancasila muncul,” ucapnya.
Mantan kepala bappeko itu berharap Kampung Pancasila tidak hanya ada di Babat Jerawat, Pakal. Kampung Pancasila juga harus ada di setiap kecamatan. ”Yang perlu diamalkan adalah nilai-nilainya. Bahwa jiwa Pancasila itu adalah jiwa pejuang,” tuturnya.
Eri berharap Kampung Pancasila tidak sebatas slogan. Nilai-nilai Pancasila juga harus diterapkan. Tidak hanya oleh warganya. ”Tetapi, seluruh unsur masyarakat dan pemerintahan yang ada di sini harus ikut mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” tuturnya.
Secara terpisah, Camat Pakal Tranggono Wahyu Wibowo menyatakan, Kampung Pancasila terwujud dari hasil gotong royong bersama warga, koramil, dan kepolisian. ”Alhamulillah, lolos tiga besar tingkat korem dan nanti dikompetisikan di tingkat provinsi atau tingkat kodam,” katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
