
Photo
JawaPos.com- Akhirnya, perjalanan panjang pengisian direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik selesai. Nama-nama yang bakal duduk sebagai dewan pengawas (dewas) dan direksi Perumda Giri Tirta periode 2022–2027 telah diumumkan.
Total, ada enam nama yang diumumkan tim seleksi. Terdiri atas tiga dewas dan tiga direksi. Dalam surat nomor 801/121/437.22/2022 itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menunjuk Gunawan Setiaji sebagai ketua dewas dengan didampingi Zakik dan Elvi Wahyudi. Ditunjuknya mantan kepala Dinas PUTR Gresik itu sekaligus menjadi representasi Pemkab Gresik di jajaran perumda.
Sementara itu, ada hal yang tidak kalah menarik dari susunan direksi yang diumumkan tim seleksi. Yani, sapaan Bupati Fandi Akhmad Yani, menunjuk Kurnia Suryandi sebagai direktur utama di jajaran perusahaan yang awalnya bernama PDAM tersebut.
Nama Kurnia Suryandi tidak asing di lingkungan Perumda Giri Tirta Gresik. Pria yang kini berusia kepala empat itu sebelumnya merupakan karyawan PT Meta Adhy Karya Umbulan. Kesuksesan kerja sama antara Perumda Giri Tirta Gresik dan PT Meta salah satunya disebut-sebut berkat tangan dingin pria yang tinggal di Kelurahan Karangturi, Kecamatan Gresik Kota, itu.
Nah, untuk menjalankan bisnis perusahaan, Kurnia, sapaan akrabnya, akan didampingi Ahmad Rusdilfahmi dan Hartadi Agung Sutono sebagai direktur teknik dan direktur umum. Keduanya tidak berasal dari internal Perumda Giri Tirta Gresik.
Ketua Tim Seleksi Perumda Giri Tirta Gresik Achmad Wasil membenarkan bahwa pihaknya telah mengumumkan nama-nama yang lolos menjadi dewas dan direksi Perumda Giri Tirta Gresik. ’’Benar, tadi siang (kemarin, Red) kami sudah mengumumkan,’’ ujar Wasil.
Sementara itu, kapan akan dilakukan pelantikan, pria yang juga duduk sebagai Sekda Pemkab Gresik itu belum mau menjawab. Namun, sebelumnya dia menyampaikan bahwa direksi baru Perumda Giri Tirta itu mulai bekerja pada April nanti.
Sebelumnya, seleksi terbuka di Perumda Giri Tirta itu dilakukan setelah pada akhir Desember 2021 lalu, bupati memberhentikan dirut yang dijabat Siti Aminatus Zariyah dan direksi lain. Sebetulnya, masa jabatan dirut tersebut sampai 2025 mendatang. Namun, karena layanan buruk pasokan air bersih ke para pelannggan, akhirnya dicopot di tengah jalan.
Kini, jajaran petinggi salah satu BUMD yang baru itu mesti tertuntut untuk dapat memperbaiki layanan kepada para pelanggan.Banyak PR menanti. Baik kualitas, kontinuitas, maupun cakupan distribusi yang hingga kini nasih rendah.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
