
Photo
JawaPos.com- Program bagi-bagi beasiswa bagi pelajar SMA sederajat dimulai bulan depan. Sebelum bantuan pendidikan itu resmi dikucurkan, ada beberapa PR yang harus dibereskan dinas sosial (dinsos) serta dinas kebudayaan kepemudaan dan olahraga (disbudporapar). Salah satunya sinkronisasi berapa data siswa yang masuk dalam keluarga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Sasaran penerima beasiswa itu adalah siswa SMA, SMK, SMKLB, madrasah aliyah (MA), dan madrasah aliyah kejuruan (MAK) yang berstatus MBR. Anggaran yang disiapkan Pemkot Surabaya cukup besar. Nilainya mencapai Rp 47,783 miliar. Seluruhnya berasal dari APBD 2022.
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah mengungkapkan, pada tahap awal, penerima beasiswa sebanyak 13.000 siswa. Mulai SMA, SMK, SMKLB, MA, dan MAK. ”Namun, saat rapat kemarin (12/1), dinsos menyampaikan calon penerimanya 8.730 siswa,” tuturnya.
Perbedaan data itu menjadi perhatian Komisi D DPRD Surabaya. Khusnul meminta dinsos, disbudporapar, serta Kemenag Surabaya segera berkoordinasi. Menyinkronkan data. Jangan sampai ada siswa MBR yang terlewat menerima bantuan pendidikan tersebut.
”Saya mendorong beasiswa sudah bisa dirasakan bulan ini atau bulan depan,” tegasnya.
Selain data, lanjut Khusnul, perlu ada peraturan wali kota (perwali). Regulasi itu digunakan untuk mengatur teknis pemberian beasiswa. Nah, proses penyusunan perwali tersebut harus dikebut. Maksimal tuntas pekan depan.
”Per anak akan mendapatkan subsidi beasiswa SPP sebesar Rp 200 ribu. Bantuan dikirimkan langsung ke rekening sekolah masing-masing,” terangnya.
Wakil Ketua Komisi D Ajeng Wira Wati menjelaskan, perwali tersebut juga harus mengatur lokasi sekolah penerima beasiswa. Diprioritaskan yang mendapatkan beasiswa dari wilayah Surabaya Raya. ”Dengan adanya perwali, pelaksanaan program beasiswa bisa berjalan dengan tenang juga,” kata politikus Gerindra tersebut.
Terpisah, anggota komisi D lainnya, Cahyo Siswo Utomo, menyebut nominal pemberian beasiswa terlalu kecil untuk level anak SMA. Sayang, anggaran sudah digedok pada November 2021. Politikus PKS itu berharap anggaran bisa ditambah pada tahun selanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinsos Surabaya Anna Fajriatin menuturkan, program beasiswa bagi siswa setara SMA terus dimatangkan. Pihaknya berjanji bantuan itu segera disalurkan.
”Kami usahakan perwali dan sinkronisasi data dikerjakan secepatnya,” ucap mantan kepala dinas kebersihan dan ruang terbuka hijau (DKRTH) itu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
