
Photo
JawaPos.com– Stok darah di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Sidoarjo menipis. Stok darah jenis whole blood (WB) dan packet red cell (PRC) yang paling banyak diminta sampai kemarin (11/1) hanya tersedia 477 kantong.
Sementara itu, stok trombosit hanya 101 kantong. Padahal, setiap hari permintaan trombosit untuk wilayah Sidoarjo saja mencapai 45 kantong. Adapun permintaan darah jenis WB dan PRC sebanyak 50 kantong.
’’Permintaan trombosit masih tinggi karena masih ada temuan kasus DBD,’’ kata Manajer Kualitas UTD PMI Sidoarjo Moch. Asyik Yusak.
Untuk saat ini, lanjut dia, stok trombosit jenis AB masih kosong. Namun, Yusak memastikan saat ada yang memerlukan, pihak UTD bakal berupaya untuk dapat memenuhi dengan menghubungi pendonor. Sebab, ada beberapa pendonor yang telah siap.
Mereka tidak melakukan donor darah sekarang agar trombosit dalam darah mereka bermanfaat optimal bagi sesama. Sebab, ’’umur’’ trombosit tidak lama. Maksimal lima hari dalam penyimpanan. Proses mendapatkannya juga tidak mudah. ’’Trombosit diambil dari darah yang baru didonorkan pendonor,’’ lanjutnya.
Setelah darah diambil dari tubuh pendonor, harus segera diproses. Maksimal enam jam dari pengambilan. Lebih dari waktu tersebut, trombosit dalam darah tidak dapat diambil dan dimanfaatkan untuk orang lain.
Berdasar itulah, golongan trombosit dengan jenis tertentu seperti AB tidak selalu banyak tersedia seperti golongan lain. Sebab, permintaan juga sedikit. Karena itu, stok juga tidak terlalu banyak agar tidak terbuang sia-sia.
Kepala UTD PMI Sidoarjo dr Septi Laily Rif’ati menyatakan bahwa stok darah mulai menipis karena saat akhir tahun lalu hingga awal tahun ini jumlah pendonor menurun. ’’Baru mulai ramai lagi pekan ini,’’ katanya.
Hal itu memengaruhi jumlah stok darah di UTD PMI Sidoarjo. Terlebih, musim hujan seperti sekarang. Warga yang biasa melakukan donor pada sore atau malam sepulang kerja jarang mampir ke PMI.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
