Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Januari 2022 | 18.48 WIB

Warga KTP Luar Kota Bisa Dapat Vaksin Booster di Surabaya

Ilustrasi tawuran. Dok. JawaPos - Image

Ilustrasi tawuran. Dok. JawaPos

JawaPos.com–Warga yang akan mendapatkan vaksin booster tidak harus membawa KTP Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya sudah menyiapkan vaksin booster atau dosis ketiga untuk warga.

Hanya saja menurut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pihaknya masih menunggu panduan pelaksanaan.

”Kemarin Pak Pangdam (V Brawijaya) datang ke pemkot, kita membahas booster. Kalau sudah ada panduan dan ada barangnya, kita tahu apakah ini nanti yang menjadi sasaran utama siapa. Jadi belum ada kepastian,” kata Eri pada Rabu (12/1).

Meski demikian, Eri mengatakan, siapapun yang akan mendapatkan vaksin booster tidak perlu membawa KTP. Otomatis, vaksin booster tidak hanya untuk warga Surabaya.

”Ketika melakukan vaksin tidak hanya warga Surabaya, siapa pun yang bekerja di Surabaya, tinggal di Surabaya harus dapat vaksin,” tegas Eri.

Kebijakan itu diakui Eri mengacu pada Kota Surabaya yang memiliki banyak pekerja dari luar kota. Sehingga, dia berharap seluruh warga bisa mendapatkan vaksin Covid-19 secepatnya.

”Karena ketika dari luar kota bekerja di Surabaya, kalau belum divaksin di daerahnya, di Surabaya juga belum vaksin, dampaknya ke warga Surabaya juga. Sehingga kita lakukan vaksin booster untuk semua,” jelas Eri.

Politikus PDI Perjuangan itu menyebut, aturan itu sama dengan kebijakan vaksinasi dosis 1 dan 2 sebelumnya. Aturan itu, membebaskan warga penduduk manapun untuk mendapatkan vaksin Covid-19 di Kota Surabaya.

”Sama saja ketika vaksin booster di Surabaya. Karena buat kita, bukan hanya Surabaya, tapi penyangga Kota Surabaya ini juga penting. Ketika penyangga kuat dan sehat, Surabaya menjadi kuat dan sehat,” beber Eri.

Ditanya siapa saja yang akan menjadi prioritas, Eri menjawab, masih menunggu instruksi. Bila instruksi atau petunjuk teknis sudah didapatkan, Pemkot Surabaya akan berkoordinasi dengan dinkes. ”Nanti kita lihat sasarannya ke siapa saja dilakukan secepatnya,” terang Eri.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan tanggal pelaksanaan vaksin booster. ”Kami masih menunggu juknis,” kata Nanik ketika dihubungi pada Selasa (11/1).

Vaksin itu rencananya diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) terlebih dahulu. Kemudian, lansia. Karena juknis belum ada, Nanik belum bisa memastikan kapan vaksin booster akan dilakukan. ”Kita tunggu nanti, belum bisa jawab kapan jadwalnya,” ujar Nanik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore