
Photo
JawaPos.com- Jalan nasional di wilayah Surabaya memerlukan perhatian lebih besar. Tingginya lalu lintas dan maraknya kendaraan over dimension overload (ODOL) mempercepat kerusakan jalan. Pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) menyiapkan anggaran Rp 41 miliar untuk perawatan jalur Surabaya–Waru.
Saat ini proyek preservasi jalan nasional sudah masuk lelang. BBPJN berharap lelang selesai secepatnya. Dengan begitu, program perawatan jalan bisa dimulai lebih awal atau triwulan pertama 2022.
Kabid Preservasi dan Peralatan I BBPJN Jatim-Bali Sodeli menjelaskan bahwa penyusunan program perawatan didasari banyak hal. Sebelumnya, tim dari satuan kerja (satker) di tiap ruas melakukan survei tahun lalu. ”Jadi, sudah ditentukan titik-titik mana saja yang akan direhab tahun ini (2022, Red),” kata Sodeli saat dihubungi kemarin (3/1).
Terkait dengan jalur Surabaya–Waru, dia menyebut belum ada proyek besar yang dilakukan BBPJN. Tidak ada pelebaran jalan di Kota Pahlawan tahun ini. Selain itu, BBPJN belum berencana mengeraskan jalan dengan memasang beton.
Sodeli mengatakan, anggaran Rp 41 miliar difokuskan untuk perawatan. Itu meliputi sejumlah hal. BBPJN akan berfokus melakukan tambal sulam pada sejumlah titik jalan yang berlubang.
Selain itu, anggaran yang bersumber dari APBN akan dipakai untuk membangun saluran air dan perawatan jembatan. Penataan saluran penting untuk mencegah genangan di jalan raya.
Menurut Sodeli, mekanisme pengerjaan telah diatur. Proyek dilakukan saat malam agar tidak menimbulkan kemacetan. Pengerjaan digarap atas rekomendasi kepolisian.
Berdasar informasi, panjang ruas Surabaya–Waru mencapai 50 kilometer. Itu memanjang dari kawasan utara seperti Jalan Kalianak, Perak, Gubeng, sampai ke Waru. Sebagian besar jalan di pusat kota juga masuk ruas Surabaya–Waru.
Sodeli menjelaskan, penyebab aspal cepat rusak memang banyak. Keberadaan kendaraan ODOL menjadi salah satu pemicunya. Selain itu, kerusakan disebabkan genangan air hujan.
Sodeli menegaskan bahwa BBPJN turut berkomitmen untuk menertibkan ODOL. Ada imbauan yang disebar. Sosialisasi juga dilakukan kepada pengemudi di sejumlah titik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
