Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Desember 2021 | 03.54 WIB

Laut Palsu, Pesan dari Pameran Seni Rupa Pelajar Gresik

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Komunitas Sanggar Daun Gresik kembali menggelar pameran seni rupa untuk siswa binaanya di Galeri Icon Mall. Kali ini, mereka menampilkan puluhan karya empat siswa yang diberi judul 4D.

Salah satu di antaranya karya Dhafira Khairuna Arifin. Selain sejumlah lukisan, bocah 9 tahun itu juga memamerkan karya seni instalasi dengan judul Laut Palsu.

Laut Palsu karya bocah kelas VI SD ini cukup menarik perhatian pengunjung. Berdimensi 2,5 meter x 2 meter, karya Dhafira berisikan sejumlah ornamen laut yang dibuat dari barang bekas. Ada perahu-perahu kecil, penyelam terbuat dari masker media, hingga hiasan-hiasan yang menggambarkan kehidupan bawah laut.

Menurut Dhafira, ide awal membuat Laut Palsu ini karena ada pesan yang ingin disampaikan. “Ini kan memanfaatkan sampah, agar laut kita tidak tercemar oleh sampah. Jangan sampai sampah di daratan terbuang ke laut. Karena laut memiliki kekayaan bawah laut yang luar biasa seperti di dalam instalasi ini,” ungkapnya.

Dia memang menyukai laut. Karena itu, sejumlah karyanya yang dipamerkan banyak didominasi tema-tema tentang laut. Terutama lukisan yang dibuatnya. “Instalasi ini pembuatannya tidak sampai dua minggu. Kemudian sudah dipamerkan di sini,” ujarnya.

Selain Dhafira, pameran itu juga diikuti Damara Azka, 9; Daffa Gie, 14, dan Donata Ratna Faridah, 12. Pameran seni rupa diberi judul 4D karena keempat bocah itu memiliki nama dengan awalan huruf D. ‘’Tema keseluruhan dalam pameran ini adalah tentang kebudayaan pesisir. Mereka berupaya mengekplorasi peradaban pesisir dalam perspektif anak dan remaja,” kata Arik Wartono, kurator pameran sekaligus pendiri Sanggar Daun.

Dia menyebut, anak-anak yang ikut pameran itu memiliki prestasi. Damara Azka, misalnya, yang telah mengoleksi 7 penghargaan internasional dan 2 penghargaan nasional. ‘’Damara memiliki tingkat detil cukup baik,’’ ungkapnya.

Demikian juga prestasi Dhafirah Khairuna. Dia menyebut, bocah 9 tahun itu telah mengoleksi 14 penghargaan internasional dan 2 penghargaan nasional. Gadis cilik itu memiliki kelebihan dalam teknik pewarnaan. Di tangannya warna kontras bisa ditampilkan menjadi sesuatu yang harmonis. ‘’Anak yang cukup lugas sekaligus tangkas dalam mengemukakan ide-ide kreatifnya,’’ pungkasnya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore