
Photo
JawaPos.com- Siswa SMA Al Hikmah Surabaya kembali sukses berinovasi. Produk inovasi itu berasal dari dua siswi XI IPA, Kaisa Sabila Rahma dan Azhura Himmatana Viandya.
Mereka membuat bola air atau boba pembasmi nyamuk dari akar atau rimpang tumbuhan jerangau. Berkat inovasi tersebut, keduanya meraih emas dalam kompetisi internasional awal Oktober ini.
Kaisa menjelaskan, produknya diberi nama boba karena medianya berbentuk seperti boba pada minuman. Namun, pembasmi nyamuknya berasal dari cairan ekstrak rimpang jerangau. Bahan itu direndam dalam media water balls yang menyerupai boba.
”Saat boba mengembang, aroma rimpang jerangau akan menyebar ke ruangan yang ditaruh rendaman itu,” jelasnya.
Kesempatan ikut kompetisi ilmiah pun datang pada tahun ini. Mereka berdua mengumpulkan hasil penelitian tersebut pada ajang Eskom Expo Virtual Award Internasional Science Fair di Afrika Selatan pada Senin (11/10).
Penelitian itu diberi judul The Effectivity of Mollent-Gel (Calamus Mosquito Repellent Hydrogel) in Aedes aegypti. Hasilnya, mereka meraih medali emas dan mengalahkan 30 tim dari sembilan negara di dunia.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
