
Photo
JawaPos.com- Vaksinasi di wilayah aglomerasi Surabaya Raya semakin masif. Termasuk di Kabupaten Gresik. Seiring stok beragam jenis vaksin yang kini melimpah, banyak kalangan kalangan ikut tergerak. Baik instansi pemerintah, swasta, organisasi kemasyarakatan, hingga parpol.
Sabtu (25/9), PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gresik juga turut berkontribusi melakukan percepatan vaksinasi. Dengan sasaran 3.000 dosis, DMI menyasar tiga titik. Di selatan lokasi vaksin dipusatkan di Masjid Desa Slempit, Kedamean, di wilayah kota di halaman Masjid Agung Gresik (MAG), dan di utara lokasinya di Masjid Kanjeng Sepuh, Sidayu.
Ketua PD DMI Kabupaten Gresik Zainal Abidin mengatakan, vaksinasi juga dihadiri pengurus pusat DMI, Ketua PW DMI Jatim Roziqi, dan undangan dari jajaran Forkopimda Gresik. ‘’Ini demi kenyamanan dan keamanan jamaah ketika beribadah di masjid. DMI pusat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, dan SKK Migas. Di tingkat daerah, kami juga turut membantu Pemkab Gresik untuk ikut mempercepat vaksinasi,” ujarnya.
Dari kuota 3.000 dosis vaksin, masih tersisa. Apabila tidak terserap, pihaknya akan mengalihkan untuk kegiatan vaksinasi berikutnya. “Yang di kota, alhamdulillah lancar, masyarakat sangat antusias,” kata pria yang juga ketua ikatan alumni Pondok Pesantren Tebuireng (Ikapete) Gresik itu.
Zainal berharap, vaksinasi untuk para jamaah masjid dan masyarakat umum itu bisa menciptakan herd immunity. Mereka lebih aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah di masjid. Diakui, banyak juga jamaah yang sudah mengikuti vaksinasi lebih dulu. “Program ini bagian dari percepatan,’’ ungkapnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik Mukhibatul Khusna mengatakan, untuk dapat mewujudkan harapan herd immunity pihaknya memang bekerjasama dengan sejumlah pihak. Stok vaksin di Gresik saat ini memang bisa dibilang melimpah. Tercatat ada 174.061 dosis dan 13.385 vial. “Jika melihat stok vaksin dan jumlah vaksinator, insya Allah target minimal 70 persen warga tervaksin bisa segera tercapai,” ucapnya.
Apalagi sejak pekan ini, sejumlah rumah sakit, klinik, hingga puskesmas juga proaktif mengeluarkan pengumuman program serbuan vaksinasi. Khusna menyampaikan, dalam beberapa hari ke depan pihaknya akan terus menggenjot vaksinasi. Dari denominator sebanyak 1.011.776 jiwa, sejauh ini kekurangannya tinggal 166.538 orang untuk dapat mencapai 70 persen. “Akhir bulan ini insya Allah tercapai. Setelah 70 persen pun akan terus kami lanjutkan,” paparnya.
Untuk mendorong percepatan vaksinasi, lanjut dia, pemkab juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan 55 fasyankes serta 32 puskesmas. Dari 18 rumah sakit di Gresik, mereka bisa melakukan vaksinasi sebanyak 2.000 dosis per hari. Sedangkan puskesmas bisa 1.500 dosis per hari.
Satu di antara rumah sakit yang juga turut menggenjot percepatan vaksinasi adalah RS Fathma Medika. Bahkan, rumah sakit yang berlokasi di Sembayat itu mendapat kuota terbanyak, yakni sebanyak 9.000 dosis. ‘’Ini bagian dari komitmen kami turut membantu pemerintah dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Insya Allah stok vaksin itu semua bisa terserap. Warga Gresik yang belum vaksin, bisa langsung datang. Setiap hari kami melayani sekitar 2.000 dosis,’’ kata dr Asluchul Ali, dirut RS Fathma Medika.
Berdasar laporan Kemenkes RI, persentase capaian vaksinasi dosis pertama di Gresik, kini telah melampaui Sidoarjo. Data per Jumat (24/9), capaian vaksinasi dosis pertama di Gresik sebanyak 58,66 persen dan Sidoarjo 55,20 persen. Adapun vaksinasi dosis dua, Sidoarjo mencapai 28,95 persen dan Gresik 22,73 persen.
Untuk Kota Surabaya, persentase capaian vaksinasi tetap jauh melebihi Sidoarjo maupun Gresik. Saat ini, capaian vaksinasi dosis pertama di Surabaya sudah mencapai 106,55 persen. Artinya, dari target minimal jumlah warga yang harus divaksin sebanyak 70 persen, Surabaya sudah jauh melampauinya. Namun, untuk vaksinasi dosis dua, masih 67,98 persen.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
