
Aksi demonstrasi warga Madura tolak pelaksanaan swab dan testing Covid-19 di depan Balai Kota Surabaya. Rafika Yahya/JawaaPos.com
JawaPos.com–Ratusan warga Madura menuntut kebijakan swab antigen sebagai upaya testing Covid-19 di Jembatan Suramadu dihapuskan. Mereka melakukan demonstrasi dan menuntut berdiskusi bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Senin (21/6) di Balai Kota Surabaya.
Massa aksi berkumpul di Balai Kota Surabaya sejak pukul 12.00. Tanpa menggunakan masker dan berkerumun, mereka meminta Eri Cahyadi untuk keluar dan menemui mereka.
”Kita dibenturkan. Eri Cahyadi membuat kondisi perekonomian Madura lebih hancur dan tidak berjalan!” ucap orator di atas mobil komando.
Kepala BPB Linmas dan Wakil Sekretaris Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Surabaya Irvan Widyanto menyampaikan, aspirasi mereka akan diterima melalui perwakilan 10 orang untuk masuk dan menemui Eri Cahyadi.
”Untuk menghindari fitnah, tolong berikan saya kesempatan berbicara. Sepuluh detik saja. Kami berikan kesempatan 20 orang. Saya jamin Pak Wali Kota menemui njenengan, massa aksi,” ujar Irvan.
Sebelumnya, pihak Pemkot Surabaya memberi kesempatan bagi 10 warga untuk menemui Eri Cahyadi. Namun, massa aksi menolak hal itu. Mereka meminta Eri untuk keluar.
”Kami nggak salah. UUD 1945 bilang kami bisa menyampaikan aspirasi. Kami menuntut kesejahteraan. Swab test ini menghentikan dan menutup kesejahteraan masyarakat,” teriak orator.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir turut bersuara. Dia meminta massa aksi untuk menuruti permintaan Pemkot Surabaya. ”Kami beri kesempatan untuk bicara dan diskusi dengan Pak Wali Kota. Tolong pakai masker. Massa peserta aksi tetap mematuhi prokes. Tolong usahakan jaga jarak! Kalau tidak, saya akan bubarkan!” ujar Isir.
Lagi-lagi, massa menolak. ”Kita lihat siapa yang babak belur!” teriak massa.
Di depan Balai Kota Surabaya, ratusan polisi berjaga. Tidak hanya dari Polrestabes Surabaya, namun beberapa satuan juga didatangkan. Di antaranya, Polres Mojokerto, TNI AD, dan Saptol PP.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
