
Gempa susulan 2,7 SR di Banyuwangi pada Sabtu (22/5) siang. BMKG Jatim
JawaPos.com–Gempa dirasakan masyarakat Surabaya pada Sabtu (9/4) pukul 14.08. Melalui keterangan resminya via Twitter, Badan Meteorologi Kilamtologi dan Geografi (BMKG) menjelaskan, telah terjadi gempa berkekuatan 6,7 di barat daya Malang.
”Telah terjadi gempa dengan Magnitudo 6,7, di kedalaman 25 km, 10 April 14.00.15 WIB, koordinat 8,95 LS-112,48 BT (90 km barat daya Kabupaten Malang, Jatim),” tulisnya.
Di Surabaya, masyarakat langsung panik. Di Jalan Tunjungan, warga di dalam gedung Siola langsung berhamburan keluar. Sementara di Plaza Surabaya, pengunjung berbondong-bondong keluar dari dalam gedung.
Kepala pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno menjelaskan, dari hasil analisis BMKG, gempa bumi itu berlangsung dengan kekuatan 6,1. Episenter atau pusat gempa terletak di koordinat 8,83 LS dan 112,5 BT.
”Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 km arah selatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, di kedalaman 80 km,” jelas Bambang.
Bambang mengatakan, berdasar lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.
”Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault ),” papar Bambang.
Menurut dia, guncangan itu terasa di beberapa daerah Malang. Di antaranya adalah Turen V MMI dan dirasakan semua penduduk, Karangkates, Malang, Blitar IV MMI, Kediri, Trenggalek, Jombang III–IV MMI, Nganjuk, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Jogjakarta, Lombok Barat, Mataram, Kuta, Jimbaran, dan Denpasar III MMI.
”Di Denpasar, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk lewat,” tutur Bambang.
Hal yang sama dirasakan masyarakat Mojokerto, Klaten, Lombok Utara, Sumbawa, Tabanan, Klungkung, dan Banjarnegara II MMI. Getaran dirasakan beberapa orang hingga benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
”Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” ucap Bambang.
Bambang menegaskan, dari hasil analisisnya, gempa bumi tidak berpotensi tsunami dan tidak ada aktivitas gempa bumi susulan.
”Hingga Sabtu (10/4) pukul 14.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock ). Gempa tidak berpotensi tsunami,” ujar Bambang.
Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke rumah.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/D75noLT4Ot4
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022