Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 April 2021 | 04.21 WIB

Pemkot Gandeng Kemenparekraf Restorasi Museum 10 November

Ilustrasi mitigasi bencana laut. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi mitigasi bencana laut. Dok JawaPos

JawaPos.com–Museum 10 November Surabaya di Tugu Pahlawan akan dimodernisasi Pemerintah Kota Surabaya. Rencananya, bangunan bawah tanah itu akan ditata ulang, baik dari segi infrastruktur maupun konten.

Rencana itu dijelaskan Iman Krestian, kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya. Modernisasi tersebut mengedepankan story line atau jalan cerita sejarah pertempuran 10 November di Surabaya.

”Harusnya kalau museum kan ada story line-nya ya. Nah, itu yang belum jelas. Saya tanya ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), kalau masuk, apa yang diceritakan ke pengunjung? Nah, itu yang akan ditata lagi. Harus bisa menginspirasi dan memberi pencerahan,” tutur Iman pada Senin (5/4).

Iman menjelaskan, selama ini, story line yang dibangun masih belum maksimal. Misalnya, sebelum pengunjung keluar dari museum, akhir dari cerita adalah melihat makam pahlawan tak dikenal. Menurut Iman, harusnya pengunjung datang untuk mendapatkan inspirasi, bukan menjadi sedih.

”Pertempuran 10 November ini kan ceritanya Surabaya kalah. Tapi menginspirasi kota lain untuk berjuang juga. Misalnya, Bandung lautan api atau pertempuran Ampera di Surabaya. Nah, ini harus ditunjukkan kalau Surabaya jadi pionir dan jadi trendsetter. Meski kita kalah, tapi kita nggak boleh down,” terang Iman.

Dengan ide story line tersebut, lanjut Iman, pihaknya akan menata ulang keseluruhan museum. Mulai dari fasad, gedung bagian awal, hingga konsep diorama. Pihaknya akan mengatur alur pra, saat, dan pasca pertempuran. Hanya saja, rencana itu masih terhalang budget.

”Ini kan pembangunan skala nasional. Sudah mengajukan ke kementerian, ke Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif). Harapannya, bisa dibantu untuk redesigning lagi,” papar Iman.

Karena belum ada budget yang dianggarkan, Iman mengira-ngira rencana itu membutuhkan anggaran hingga lebih dari Rp 5 miliar. ”Anggarannya lumayan besar. Masih mengajukan ke Kemenparekraf. Saat ini masih bangun sketsa dan konsep,” ucap Iman.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=l5da2rctKkE

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore