Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Januari 2021 | 19.00 WIB

Pemkot Rencana Bangun RS Gunung Anyar dan Ubah Dua Puskesmas Jadi RS

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung DPRKPCKTR Iman Krestian menunjukkan  lokasi rencana pembangunan RS Gunung Anyar. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung DPRKPCKTR Iman Krestian menunjukkan  lokasi rencana pembangunan RS Gunung Anyar. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Pemerintah Kota Surabaya sedang membangun rumah sakit baru di wilayah Gunung Anyar Surabaya. Di lahan 1,4 hektare itu, pemkot akan membangun RS Tipe C yang diproyeksikan sebagai RS Tipe B. Lokasinya dekat MERR Gunung Anyar untuk mempermudah akses keluar masuk warga.

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya Iman Krestian mengatakan, desain RS sudah disiapkan.

”Lelang menunggu keputusan wali kota definitif,” tutur Iman  ketika ditemui pada Rabu (27/1).

Setelah masa lelang berakhir, pembangunan baru bisa dilaksanakan. Hanya saja, pihaknya menunggu wali kota terpilih sebelum memulai pembangunan. Di RS tersebut, skema pembangunannya tidak jauh berbeda dengan RS Soewandhie. ”Rencananya ada 5 lantai dengan total 150 bed,” tutur Iman.

Dengan pembangunan RS Gunung Anyar tersebut, Surabaya akan memiliki 3 rumah sakit daerah, yakni RS BDH di Jalan Kendung No. 115–117, Sememi, Kecamatan Benowo; RS Soewandhie di Jalan Tambak Rejo No. 45–47, Tambakrejo, Kecamatan Simokerto; dan RS Gunung Anyar. ”Ini membangun RS dari nol,” terang Iman.

Iman mengungkapkan, proyek pengerjaan itu masuk dalam program jangka panjang. Saat ini, pemkot sudah mempunyai basic design pembangunan rumah sakit itu.

”Komitmen untuk multiyears lalu siap lelang, tapi tunggu wali kota definitif dulu. Basic design dan semua persiapan sudah siap, tapi memang butuh komitmen wali kota baru dan DPRD,” jelas Iman.

Rencananya, pembangunan RS dilangsungkan selama 2 tahun dan ditargetkan selesai pada 2022. Untuk pembangunan RS di Jalan Raya Wiguna Selatan Indah itu dialokasikan anggaran sebesar Rp 20 M.

”Anggaran pembangunan rumah sakit sebesar Rp 20 M. Sebanyak 80 persen lahan bangunan diproyeksikan untuk ruang terbuka hijau,” tutur Iman.

Selain itu, Iman juga menyebut, akan ada beberapa puskesmas yang diproyeksikan sebagai rumah sakit. Puskesmas tersebut berada di wilayah Tanjungsari dan Tanah Kali Kedinding. Total anggaran sebesar Rp 5 M untuk pengembangan tersebut.

”Anggaran tersebut untuk menambah poliklinik supaya setara dengan RS Tipe B,” terang Iman.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=6txYq3GbY5Q

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore