Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Januari 2021 | 02.08 WIB

Dinas Kesehatan Provinsi Jatim Mulai Distribusikan Vaksin Covid-19

SEGERA JALAN: Truk boks bermuatan vaksin Covid-19 yang akan didistribusikan ke seluruh Jawa Timur. - Image

SEGERA JALAN: Truk boks bermuatan vaksin Covid-19 yang akan didistribusikan ke seluruh Jawa Timur.

JawaPos.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac ke 38 kabupaten/kota di provinsi itu selama tiga hari, mulai 25 sampai 27 Januari 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Jatim dr Herlin Ferliana di Surabaya, Selasa (26/1), mengatakan distribusi dilakukan setelah pemprov mendapatkan tambahan vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak 122.120 vial pada Senin (25/1). ’’Kemarin vaksin Sinovac langsung kami distribusikan ke 22 kabupaten/kota,’’ kata Herlin, seperti dilansir dari Antara.

Ia merinci, vaksin dikirim ke Kabupaten Probolinggo sebanyak 3.000 vial, Kota Probolinggo 1.480 vial, Pasuruan 3.640 vial, Kota Pasuruan 1.160 vial, Bondowoso 2.400 vial, Situbondo 3.000 vial, Kabupaten Malang 7.000 vial, Kota Malang 10.240 vial, Kota Batu 1.280 vial, dan Jombang 4.000 vial,

Selanjutnya, ke Kabupaten Mojokerto 3.120 vial, Kota Mojokerto 1.000 vial, Kabupaten Kediri 4.640 vial, Kota Kediri 3.680 vial, Bojonegoro 3.680 vial, Tuban 2.680 vial, Lamongan 4.480 vial, Gresik 3.000 vial, Bangkalan 2.480 vial, Sampang 1.480 vial, Pamekasan 2.320 vial, dan Sumenep 2.480 vial.

Untuk hari ini, kata dia, vaksin didistribusikan ke 14 daerah, yakni Kabupaten Lumajang 3.000 vial, Jember 6.800 vial, Banyuwangi 5.400 vial, Pacitan 2.400 vial, Trenggalek 2.000 vial, Tulungagung 4.400 vial, Blitar 3.000 vial, Kota Blitar 1.240 vial, Nganjuk 3.000 vial, Kabupaten Madiun 2.340 vial, Kota Madiun 3.040 vial, Magetan 3.000 vial, Ngawi 2.680 vial, dan Ponorogo 3.200 vial. ’’Kemudian Rabu (27/1) juga akan disalurkan ke Kota Surabaya 27.080 vial dan Kabupaten Sidoarjo 7.000 vial,’’ kata Herlin.

Menurut Herlin, penerimaan vaksin masing-masing daerah mempertimbangkan proporsi jumlah Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) yang tercatat di pusat, ketersediaan vaksin yang ada di Dinkes Jatim, penyesuaian dengan jumlah boks vial dan kemampuan cold storage atau tempat penyimpanan vaksin. ’’Kemudian sisanya, begitu ada tambahan alokasi lagi dari Kemenkes, sesegera mungkin kita distribusikan,’’ kata Herlin. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/uluQgQpylbw

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore