Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Desember 2020 | 00.58 WIB

25 Sekolah Dasar di Surabaya Segera Simulasi Pertemuan Tatap Muka

PERSIAPAN: Guru SMAN 16 Surabaya Retno Yuniarti (kanan) dan Suhada mengatur jarak kursi di sekolah yang berlokasi di Jalan Prapen itu. (Robertus Risky/Jawa Pos) - Image

PERSIAPAN: Guru SMAN 16 Surabaya Retno Yuniarti (kanan) dan Suhada mengatur jarak kursi di sekolah yang berlokasi di Jalan Prapen itu. (Robertus Risky/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemkot Surabaya terus melakukan berbagai persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Januari tahun depan. Salah satunya, menggelar simulasi. Setelah jenjang SMP, simulasi serupa akan dilakukan untuk siswa sekolah dasar (SD). Kegiatan tersebut rencananya dilaksanakan akhir bulan ini.

Hal itu disampaikan Wali Kota Tri Rismaharini kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di rumah dinasnya, Senin (14/12). ’’Ini untuk menyiapkan pembelajaran tatap muka yang direncanakan pemerintah pusat,’’ kata Risma.

Dia mengungkapkan, ada 25 SD yang akan disiapkan. Semua pesertanya adalah siswa kelas VI. Sebelum mengikuti simulasi, para peserta didik harus dipastikan dalam kondisi sehat. Pemerintah pun akan melakukan testing dan tracing dengan menggelar swab test sebagai upaya deteksi dini pencegahan Covid-19.

Risma mengatakan, simulasi jenjang SD digelar pada akhir Desember ini. Itu dilakukan sebagai langkah awal sebelum anak-anak benar-benar mulai mengikuti pembelajaran tatap muka yang direncanakan pada Januari 2021.

Para siswa diharapkan sudah terbiasa dengan berbagai norma baru selama di sekolah. Mulai mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, hingga tidak membuat kerumunan di antara sesama siswa. ’’Kalau usia SMP kan mudah. Sangat mudah diarahkan. Kalau siswa SD kan belum,’’ ujarnya.

Sejauh ini, Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya memang mulai melaksanakan simulasi untuk jenjang SMP. Total ada 14 lembaga pendidikan yang ikut menggelar simulasi. Terdiri atas SMP negeri dan swasta.

Selama seminggu ini, tutur Risma, semua proses berjalan dengan baik. ’’Selama seminggu ini tidak ada laporan masalah. Jadi, melalui simulasi ini, siswa harus terbiasa dengan hal-hal baru untuk mencegah penularan Covid-19,’’ papar Risma. 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=dllEOylhFsA

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore