
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Rafika yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Pemerintah Kota Surabaya menyatakan belum bisa melakukan pengadaan vaksin Covid-19 meski pemerintah pusat sudah mendatangkan dari Tiongkok sejak Minggu (6/12). Vaksin itu kabarnya akan dibagikan ke berbagai tempat di Indonesia.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Namun, pemkot belum bisa melakukan pengadaan.
”Sudah komunikasi pemerintah pusat disarankan untuk tidak pengadaan dulu. Menurut pusat kami juga akan dibantu,” ujar Risma pada Senin (14/12) di kediamannya.
Meski ada larangan, Risma mengakui, pihaknya telah menganggarkan pengadaan vaksin Covid-19. Namun, anggaran itu baru bisa dilaksanakan bila pemerintah pusat memberi izin.
”Dananya diambil dari CSR YKP sisa Rp 2,5 M dan PDAM Rp 5 M. Total Rp 7,5 M. Jadi kami tidak ambil dari APBD,” papar Risma.
Risma menjelaskan, untuk distribusi awal terdapat beberapa pihak yang menjadi prioritas utama. Mereka adalah warga Surabaya yang terdaftar dapat BPJS PBI. Artinya, dari 3,3 juta jiwa warga Surabaya yang tercover hanya 500 ribu–550 ribu orang.
”Nanti dari pusat yang akan menentukan. Kami hanya mengimplementasikan. Nanti baru kita hitung kekurangannya,” ujar Risma.
Sambil menunggu keputusan pemerintah pusat untuk melakukan pengadaan vaksin, Risma fokus menyiapkan personel. Mereka adalah tenaga medis, PMI, dan dokter.
”Kalau ada vaksin tentu bertahap. Jumlah 3,3 juta nggak mungkin langsung selesai. Kalau vaksin datang, otomatis minta bantuan TNI, Polri, Universitas dan lainnya,” jelas Risma.
Wali kota perempuan pertama di Surabaya itu menegaskan, hingga ini, dia belum mengetahui dengan pasti kapan vaksin akan dibagikan ke daerah. ”Di pusat masih berjalan. Tentu proses pengiriman lebih rumit sehingga membutuhkan banyak perhatian,” ujar Risma.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=v-aV3m6Cko8

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
