
CEK LOKASI: Tim SPAM Umbulan dan manajemen PDAM Giri Tirta melihat lokasi pembuangan air di KIM, Jumat (23/10). (Galih Wicaksono/Jawa Pos)
JawaPos.com – Dalam beberapa hari terakhir, pelanggan PDAM Giri Tirta di wilayah kota mengeluhkan kualitas air. Bagaimana tidak, air yang sampai ke rumah pelanggan berwarna kecokelatan. Kabarnya, kualitas air itu tidak layak lantaran Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan sedang melaksanakan flushing atau pembersihan pipa.
Nah, Jumat (23/10) pihak PT Meta Adhya Tirta Umbulan selaku pemasok air ke PDAM Giri Tirta mengakui terjadi kondisi tersebut. Mereka juga kaget karena sejak Maret lalu, kualitas SPAM Umbulan yang dipasok ke wilayah Gresik sangat jernih.
Menurut Muhammad Anwar, perwakilan PT Meta Adhya Tirta Umbulan, kekeruhan air itu disebabkan adanya endapan sisa proyek di Sidoarjo. Dampaknya, aliran air ke Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik menjadi keruh. ’’Perkiraan kami, hanya terjadi dua hari. Ternyata, sampai enam hari. Saat ini, tingkat kekeruhan atau NTU masih di angka 27. Mungkin dua hari lagi jernih kembali,” katanya.
Perkembangan terakhir, suplai air ke wilayah Medaeng, Sidoarjo, kemarin sudah jernih. Nah, air yang mengalir ke Gresik memang lebih lama karena paling akhir. ’’Kami minta maaf dan berharap ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini. Nanti dua minggu sekali kami maintenance,” imbuhnya.
Kemarin Dirut PDAM Giri Tirta Siti Aminatus Zariah melihat lokasi pembuangan air di Kawasan Industri Maspion (KIM) Surabaya. Dia juga kaget ketika melihat air Umbulan yang keruh. Sebab, selama tujuh bulan mengalir, kualitas air selalu jernih.
Risa, panggilan akrabnya, mengatakan, jumlah pasokan air SPAM Umbulan ke Gresik sebanyak 300 liter per detik (lpd). Lalu, pasokannya naik menjadi 600 lpd dan kemudian maksimal 1.000 lpd pada akhir 2021. Untuk mempersiapkan itu, pihaknya sudah menyampaikan ke DPRD Gresik. Nanti ada penataan jaringan di sejumlah titik dengan tandon air Giri 1.
’’Kalau pipa yang sekarang sudah usang, tentu tidak mampu mengalirkan 1.000 lpd dari Umbulan itu. Daripada nanti bocor terus, kami mulai persiapkan untuk menyambut 1.000 lpd tersebut. Akhir tahun mulai dibangun pipanisasinya,” tuturnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=xL-3Q539mpM&ab_channel=jawapostvofficial

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
