
TAK ADA KORBAN JIWA: Rumah Karniti habis terbakar dalam insiden, Minggu (18/10). (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com – Rencana Karniti menyiapkan sarapan untuk anaknya kemarin pagi (18/10) gagal total. Malahan, dia harus kehilangan harta benda. Semua gara-gara perempuan 53 tahun itu lupa kalau sedang memasak. Karena tak diawasi, api melalap penggorengan dan benda-benda di sekitarnya.
Ceritanya, sekitar pukul 8, Karniti sedang menyiapkan makanan untuk Deni dan Diki, anak kedua dan ketiganya yang masih tidur di kediamannya di Jalan Indrapura Dapuan Tegal IX, Pabean Cantian. ”Ibu nggoreng usus,” kata Diki. Karena masakan masih belum matang, Karniti keluar rumah dan menyapa tetangga. Rupanya mereka terlibat dalam percakapan yang seru hingga Karniti lupa dengan apa yang dilakukan di dapur.
Mungkin karena kelamaan, ususnya gosong. Minyak goreng juga makin panas hingga api menyambar penggorengan. Tak ada tindakan apa-apa membuat api membesar dan menyambar barang-barang di dapur. Banyaknya material yang mudah terbakar membuat api membesar dan membakar seluruh area rumah.
”Di dapur banyak tumpukan plastik. Akibatnya, api cepat membesar dan merembet ke atap rumah,” kata Kepala Dinas PMK Surabaya Dedik Irianto kemarin. Untungnya, ibu tiga anak itu sempat menyelamatkan diri. Begitu pula Deni dan Diki. Karena gangnya sempit lantaran merupakan permukiman padat penduduk, kendaraan operasional sulit mendekat ke titik lokasi.
Agar api bisa dikendalikan dan tidak menyambar bangunan rumah di sekitarnya, dua unit ”walang kadung” diterjunkan. Penyemprotan diawali pada titik sumber api di area dapur. Setelah itu, menggunakan kendaraan operasional jenis skylift, penyemprotan dilakukan pada area atap rumah. Setelah berjibaku selama 45 menit, si jago merah dapat dijinakkan dan dilanjutkan dengan pembasahan.
”Jam setengah 10 pagi area sudah kondusif dan petugas kembali ke markas komando,” ucap Dedik. Dari hasil peme_riksaan sementara, kebakaran disebabkan kompor meleduk. Rumah Karniti yang berukuran 3 x 5 meter persegi ludes terbakar bersama barang yang berada di dalamnya. Antara lain satu unit sepeda motor dan beberapa barang elektronik lainnya. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam insiden tersebut.
Selain di Jalan Indrapura Dapuan Tegal, pada hari yang sama kebakaran terjadi di Jalan Dupak Timur. Peristiwa itu terjadi pukul 11.13. Alang-alang pada lahan kosong seluas 20 x 10 meter persegi terbakar. Setengah jam kemudian, api berhasil dipadamkan.
Selama Oktober, lanjut Dedik, terjadi 60 kebakaran. Lima di antaranya terjadi pada bangunan serta sisanya kebakaran alang-alang dan sampah. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=ZjxFeMLDlMk&ab_channel=JawaPos

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
