
PERSUASI PAK WALI: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menemui warga Kampung 1001 Malam saat pendataan dan pemeriksaan di bawah jembatan tol Surabaya-Gempol, Senin (17/10). (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pengumuman yang ditunggu itu akhirnya tiba. PDIP akhirnya menjatuhkan rekomendasi untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya kepada pasangan Eri Cahyadi dan Armudji, Rabu (2/9). Perpaduan nonkader dan kader PDIP itu resmi menjadi penantang Machfud Arifin-Mujiaman yang lebih dahulu diajukan oleh delapan partai politik untuk menggantikan Tri Rismaharini.
Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam, meyakini bahwa dipilihnya Eri Cahyadi sebagai wali kota tidak lepas dari faktor Tri Rismaharini. Sebab, yang ditunjuk sebagai calon penerus Risma adalah sosok yang mirip dengan wali kota perempuan itu. Menjadi bukti juga bahwa apa yang sudah dilakukan Risma di Surabaya mendapat apresiasi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Katanya, penugasan Eri-Armuji menjadi calon pemimpin di Surabaya juga menjadi bukti bahwa Mega dan Risma satu frekuensi. "Banyak yang enggak menyadari, kalo beliau berdua (Mega-Risma) itu klop. Kalau saya punya istilah, Bu Mega di Surabaya ya Bu Risma," jelas Surokim dalam keterangannya resminya.
Lebih lanjut Surokim mengatakan, dipilihnya dua nama tersebut tentu telah melewati berbagai pertimbangan matang terkait pembangunan Surabaya. "Banyak pertimbangan, salah satunya terkait keberlanjutan pembangunan Surabaya," ujar Surokim.
Menurut Surokim, pasangan Eri-Armuji memiliki kekuatan yang mumpuni dalam mengemban tugas untuk memenangkan Pilwali Surabaya 2020. Eri dianggap dapat mewakili Risma terkait kemampuan teknoratis pembangunan kota, sedangkan Armudji adalah kader PDIP yang memiliki basis massa kuat.
"Mereka ini perpaduan yang cocok. Pak Eri dikenal mampu meneruskan rencana pembangunan Surabaya karena secara teknoratik memahami konsep pembangunan Bu Risma, sedangkan Pak Armudji adalah politisi senior PDIP yang sudah tentu mengerti karakter dan misi partai," imbuhnya.
Surokim melihat kedua kandidat ini akan mudah meraih kepercayaan masyarakat dengan terlebih dahulu menunjukkan visi dan misi yang kuat untuk kemajuan Kota Surabaya.
Baca Juga: Whisnu Tersingkir, PDIP Usung Eri Cahyadi dan Armuji di Surabaya
"Saya pikir mereka (Eri-Armuji) harus menunjukkan visi dan misi serta kemampuannya dalam membangun Kota Surabaya. Dengan begitu masyarakat akan percaya dengan kemampuan mereka berdua, karena mereka dibayangi dengan tokoh yang telah sukses memimpin Surabaya," terang Surokim.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=BTWeNNlK9b0
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
