Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Agustus 2020 | 21.57 WIB

Tak Alami Luka Bakar Serius, Lima Korban Kebakaran Diduga Hirup Asap

Ilustrasi kebakaran di Surabaya. (Dipta Wahyu/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi kebakaran di Surabaya. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan bela sungkawa atas jatuhnya korban dalam peristiwa kebakaran toko elektronik di kawasan Pasar Blauran, Jalan Kranggan, kecamatan Sawahan, pada Minggu (30/8). Risma mengungkapkan petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya telah melakukan respons baik atas tragedi kebakaran itu.

”PMK sampai di lokasi tepat waktu,” tutur Risma Senin (31/8).

Menurut Risma, PMK sampai di lokasi dalam waktu 5 menit sejak menerima laporan. Sementara itu, batas waktu maksimal yang ditetapkan saat mulai menerima informasi dari Command Center 112 menuju lokasi adalah 7 menit. PMK menerjunkan 22 unit mobil pemadam. Termasuk bronto skylife untuk segera memadamkan api.

”Proses pemadamannya pun tidak sampai 2 jam. Sebenarnya ini bukan masuk dalam kategori kebakaran berat, tapi karena asap tebal dan tidak ada sirkulasi udara sehingga asapnya tidak bisa keluar,” terang Risma.


Atas peristiwa tersebut, tim dari Dinas Perumahan Rakyat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) akan terjun langsung untuk mengevaluasi penggunaan bangunan di sekitar lokasi kebakaran hari ini (31/8).

”Evaluasi akan dilakukan. Nanti kita akan evaluasi dan kita kontrol bangunan-bangunan yang lain,” ujar Risma.

Sementara itu, Kepala Dinas PMK Kota Surabaya Dedik Irianto menerangkan, timnya segera bergerak setelah menerima informasi dari Command Center 112. Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan proses pemadaman. Akibat kondisi asap yang menebal, tim pemadam memutuskan menjebol dinding ruko sebelah.

”Nah, ketika kami tiba di lokasi, asapnya memang sudah tebal. Akhirnya kami menjebol ruko di samping lokasi kebakaran untuk mengurangi asap dan mencari titik api,” terang Dedik.

Setelah berhasil menjebol dindin ruko, petugas pun melakukan proses pencarian korban dari lantai dasar sampai lantai 2 toko. Namun, hasilnya nihil. ”Tidak ditemukan korban atau penghuni satu pun. Akhirnya tim lebih fokus untuk melakukan pemadaman,” ungkap Dedik.

Namun, Dedik mengungkapkan, setelah proses pembahasan rampung serta asap mulai hilang, petugas menemukan seorang korban tewas tertimpa motor. Penelusuran pun dilakukan hingga menemukan tiga orang korban di kamar tidur dan seorang korban lagi ditemukan di kamar mandi.

Dedik menambahkan, korban yang ditemukan tidak sampai hangus. ”Hampir semua jenazah itu ditemukan tidak sampai hangus, hanya bagian kulit melepuh. Kami memperkirakan korban terlalu banyak menghirup asap sehingga kekurangan oksigen,” ucap Dedik.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=iCkMl90cjDI

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore