
Abdul Muin menunjukkan pendaftaran daring untuk mengikuti Salat Idul Adha 1441 H di Masjid Al Akbar Surabaya. Fiqih Arfani/Antara
JawaPos.Com–Badan Pelaksana Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jawa Timur, saat ini menerapkan penggunaan kartu identitas bagi jamaah salat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1441 Hijriah bertepatan dengan 31 Juli 2020.
”Kartu identitas didapat melalui sistem daring dan calon jamaah wajib mendaftar dulu,” kata Humas Masjid Nasional Al Akbar Helmy M. Noor seperti dilansir dari Antara di Surabaya pada Minggu (12/7).
Untuk mendapatkan kartu identitas, calon jamaah salat id mendaftar secara daring lewat laman Masjid Al Akbar mulai 3 Juli dan akan ditutup saat kuota terpenuhi. Selain di laman, calon jamaah juga daftar melalui link untuk laki-laki di https://s.id/daftarshalatiduladhamasLK, sedangkan untuk perempuan di https://s.id/daftarshalatiduladhamasPR. Tahap selanjutnya yaitu verifikasi melalui laman resmi masjidalakbar.co.id dan para jamaah akan mendapatkan nomor kuota yang tercantum pada kartu identitas.
”Kartu bisa diambil di Masjid Al Akbar pada Jumat (24/7) dan Sabtu (25/7) dengan menunjukan KTP/KK asli guna verifikasi data dan mematuhi protokol kesehatan seperti mengenakan masker, jaga jarak fisik, dan lainnya,” ujar Helmy M. Noor.
Ketentuan pengambilan kartu identitas jamaah laki-laki pada Jumat (24/7) pukul 08.00 – 10.00 WIB untuk nomor 001 sampai nomor 1.000, pukul 13.00 – 15.00 WIB untuk nomor 1.001 sampai nomor 2.000 dan pukul 15.30 – 17.00 WIB untuk nomor 2.001 sampai nomor 2.691. Sedangkan, untuk jamaah perempuan pengambilan kartu identitas pada Sabtu (25/7) pukul 08.00 – 10.00 WIB untuk nomor 001 sampai nomor 1.000, dan pukul 10.00 – 13.00 WIB untuk nomor 1.001 sampai nomor 2.309.
”Jika tidak diambil sesuai waktu yang ditentukan maka dinyatakan mengundurkan diri dari jamaah shalat id dan otomatis diberikan kepada jamaah masuk daftar tunggu,” terang Helmy M. Noor.
Helmy menjelaskan, pelaksanaan salat Idul Adha di Masjid Al Akbar hanya akan diikuti 2.691 jamaah laki-laki dan 2.309 jamaah perempuan sebagai upaya penerapan protokol kesehatan. ”Kapasitas Masjid Al Akbar Surabaya mencapai 40 ribu jamaah. Tapi di masa pandemi ini, salat Idul Adha hanya diikuti 5.000 jamaah,” ucap Helmy M. Noor.
Pihaknya juga meminta maaf bagi jamaah yang tidak terdaftar dan tidak memiliki kartu identitas tidak bisa memasuki area masjid. ”Kami juga mengimbau anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit atau berisiko tinggi penularan Covid-19 untuk tidak mengikuti jamaah Idul Adha di Al Akbar,” ujar Helmy M. Noor.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=zDuaCDgmOSc
https://www.youtube.com/watch?v=zXjlEhcbNYo
https://www.youtube.com/watch?v=MPj42Og_-JE

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
