
SUASANA BERBEDA: Para anggota Delta Runners mencoba lintasan joging di dalam area Kebun Binatang Surabaya (KBS) kemarin. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kebun Binatang Surabaya (KBS) makin lengkap dengan wahana baru. Kemarin (23/2) Wali Kota Tri Rismaharini meresmikan jogging track di sarana konservasi satwa tersebut. Risma berharap wahana baru itu bisa menjadi pilihan warga untuk berolahraga sekaligus berekreasi pada akhir pekan.
Dalam sambutannya, Risma berharap adanya jogging track tersebut bisa menambah sarana alternatif olahraga bagi warga Surabaya dan sekitar. ’’KBS bisa menjadi bagian dari sehatnya warga Surabaya,’’ tuturnya.
Dengan ditambahnya wahana itu, KBS meningkatkan peran sebagai hutan kota. Juga, melengkapi fungsi sebagai tempat belajar anak-anak mengenai lingkungan dan empati kepada makhluk hidup Di luar itu, Risma menyarankan penambahan fasilitas dan layanan kesehatan kepada Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Chairul Anwar. Terutama penanganan masalah pernapasan untuk antisipasi ketika ada warga yang sakit mendadak saat berolahraga. ’’Nanti biar bekerja sama dengan dinas kesehatan untuk menyediakan alat dan pelatihannya,’’ ujarnya.
Chairul menyatakan, dibukanya arena jogging track tersebut merupakan upaya KBS untuk memberikan arena baru bagi masyarakat yang ingin berolahraga. Karena dekat dengan lokasi car free day (CFD), jogging track KBS bisa menjadi jujukan baru bagi masyarakat. ’’Wahana ini bakal dibuka setiap akhir pekan, Sabtu-Minggu. Mulai jam 5 pagi,’’ terangnya.
Saat memasuki wahana jogging track sepanjang 250 meter tersebut, warga mendapat sambutan dari berbagai satwa KBS yang beraktivitas sejak pagi. Mulai lantunan suara ayam ketawa, kicau burung, hingga suara nyaring siamang.
Selain bisa merasakan rindangnya pepohonan dan riuhnya satwa, di sepanjang trek pengunjung dapat melihat koleksi langka flora yang dimiliki KBS. Salah satunya adalah pohon cannonball.
Atvinata Amudra, anggota komunitas Delta Runners, mengapresiasi langkah KBS membuat wahana olahraga tersebut. Lelaki 34 tahun itu menuturkan bahwa trek yang disediakan juga cukup representatif untuk mencari keringat. ’’Ada trek naik dan turun. Cukup cocok untuk lari,’’ ucapnya. Dia pun kini menunggu rencana anggota komunitasnya untuk mengadakan agenda lari di jogging track KBS.
Sebelum meresmikan lintasan joging tersebut, Risma disapa Gonzales, seekor gajah milik KBS. Dengan belalainya, Gonzales mengalungkan rangkaian bunga ke leher Risma. Orang nomor satu di Surabaya itu pun tampak semringah. Risma langsung membalas kebaikan Gonzales dengan memberikan satu sisir pisang, beberapa buah apel, dan satu ikat kacang panjang. ’’Wes, Les. Kesel, Les. Mosok sak mene sak klametan,’’ kata Risma melihat Gonzales melahap satu baki buah-buahan dan sayur secara cepat.
Risma memang punya kedekatan tersendiri dengan gajah 9 tahun tersebut. Saat Gonzalez lahir pada Desember 2010, Risma-lah yang menamainya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
