
TAK BISA DIBONGKAR SEMBARANGAN: Tampak depan Stasiun Surabaya Kota. Revitalisasi bangunan cagar budaya tersebut masih berlangsung. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com - Revitalisasi kawasan Stasiun Surabaya Kota atau Stasiun Semut belum juga rampung. PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus menata stasiun legendaris tersebut. Selain memperbaiki bangunan cagar budaya (BCB) dan membangun infrastruktur, KAI berencana mengganti rel-rel tua di jalur pemberhentian kereta.
Dari pantauan kemarin (7/2), beberapa pekerja tampak beraktivitas di sekitar stasiun. Mereka merampungkan pembangunan tempat parkir. Selain itu, ada pekerja yang menyelesaikan pembangunan toilet di dekat pintu masuk.
Kepala Stasiun Surabaya Kota Mardiono menyebut belum tahu kapan BCB yang diperbaiki tersebut selesai. ’’Kami masih mendesain loket tiket. Harapannya selesai secepatnya,” katanya. Dia menegaskan bahwa bukan hal mudah membangun tempat penjualan tiket. Pihaknya harus berkonsultasi dengan banyak pihak. ’’Bangunan cagar budaya tidak bisa diutak-atik. Jadi, desainnya harus benar-benar matang agar tidak merusak bangunan bersejarah,” tambahnya.
Menurut Mardiono, instansinya juga masih memiliki tanggungan pekerjaan lain. Salah satunya, pembaruan rel di jalur pemberhentian kereta. Saat ini rel sudah tak mumpuni. Tidak saja berkarat, sebagian ukurannya juga dinilai tak standar. ’’Nanti relnya diperbarui. Mungkin juga ditambah,” kata Mardiono.
Dia menegaskan bahwa PT KAI sudah merapatkan skenario pengoperasian Stasiun Semut pasca direvitalisasi. Ke depan, pusat pelayanan dipindah dari Indo Plaza dan digabung jadi satu di BCB yang baru direhab.
Proses revitalisasi Stasiun Surabaya Kota tak terlepas dari program PT KAI terkait pemusatan layanan KA lokal dan KA komuter. Stasiun Semut akan menjadi pusat pengoperasian seluruh KA lokal dan KA komuter yang singgah di Kota Pahlawan. Dengan adanya kebijakan itu, secara otomatis jumlah kereta yang parkir di Stasiun Semut bakal bertambah. Nanti ada 26 KA lokal dan 20 KA komuter yang rutin singgah di sarana transportasi yang diresmikan pada 1878 tersebut.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
