
Ilustrasi police line. (Adnan Reza Maulana/Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com – Polisi mulai menemukan titik terang atas penemuan dua potongan tubuh di Trosobo, Taman, dan Kenjeran Park (Kenpark). Hasil otopsi sementara menyebutkan bahwa dua potongan tubuh itu memiliki kecocokan.
Karumkit Pusdik Bhayangkara Porong AKBP dr Eko Yunianto mengatakan, pihaknya menerima potongan tubuh di Kenpark itu dari Rumah Sakit dr Soetomo pada Senin (12/6) malam. ”Begitu diterima, langsung kami lakukan otopsi oleh dokpol,” tuturnya.
Kendati sudah diotopsi, pihaknya belum bisa memastikan potongan pinggang hingga kaki korban itu masih dalam satu bagian yang sama. ”Tapi dari rekonstruksi terhadap potongan tubuh pertama dengan ini, memang ada kecocokan,” jelasnya.
Otopsi juga memperkirakan bahwa waktu kematian mayat sekitar empat hari. Itu berdasar kondisi jenazah yang membusuk. ”Tidak jauh beda dari yang sebelumnya,” ucapnya.
Menurut Eko, bisa dipastikan bahwa potongan tubuh tersebut merupakan laki-laki karena alat kelamin masih utuh. Ada bagian tubuh yang hilang di kaki korban. ”Bagian telapak hilang atau dipotong dari mata kaki di kedua kakinya,” katanya.
Pemotongan mata kaki itu juga terbilang cukup rapi atau hampir sama seperti di pangkal lengan korban. Namun, Eko belum bisa memastikan apakah pemotongan tersebut dilakukan setelah mutilasi bagian atas atau berbarengan. ”Semua kemungkinan itu ada, tapi masih perlu pendalaman lagi,” ungkapnya.
Eko menambahkan, panjang pinggang hingga ujung mata kaki yang dipotong sekitar 90 sentimeter. Sedangkan jika dihubungkan, diperkirakan tinggi badan korban 170 sentimeter. ”Tapi, hal tersebut perlu dipastikan dulu apakah dua potongan tubuh itu merupakan satu individu,” ujarnya.
Petugas tidak menemukan luka lebam di bagian pinggang hingga kaki. Namun, ada semacam luka goresan dari senjata tajam yang berukuran tidak besar di kedua lutut korban. Luka goresan itu melingkar dari samping dengkul hingga ke belakang dengan kedalaman sekitar setengah sampai satu sentimeter. Luka tersebut berbentuk dan memiliki kedalaman goresan yang hampir serupa.
Eko menduga, luka goresan tersebut adalah upaya pelaku untuk membagi bagian bawah tubuh korban menjadi tiga. ”Tapi, kelihatannya tidak jadi. Entah itu keburu-buru atau bagaimana,” tuturnya. Pihaknya juga masih mendalami dugaan tersebut.
Hingga kini baru dua potongan tubuh yang ditemukan, sedangkan sisa empat potongan lagi masih misterius.
Sementara itu, kemarin ada satu orang yang mengaku memiliki saudara yang hilang dengan ciri-ciri mirip dengan korban. Pelapor juga melakukan tes DNA. Pelapor mengaku kakak kandung korban. Akan tetapi, kemiripan DNA cukup minim. ”Kemungkinan mirip 50 persen,” ungkapnya.
Temuan potongan tubuh manusia di Jalan Trosobo, Sidoarjo, dan Kenjeran Park (Kenpark), Surabaya, mendapat atensi polisi. Bukan hanya polres dari dua wilayah hukum itu yang melakukan penyelidikan. Subdit Jatanras Polda Jatim juga turun tangan mengerahkan personel.
Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Lintar Mahardono tidak menampiknya saat dikonfirmasi. Hanya, dia masih enggan banyak berkomentar. ’’Iya, kami juga melakukan penyelidikan,’’ ujarnya.
Sumber Jawa Pos di Ditreskrimum Polda Jatim menyebut kasus mutilasi itu mendapat perhatian khusus. (edi/eza/zam/c6/aph)
HASIL OTOPSI TEMUAN KAKI MANUSIA DI KENPARK

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
