
Gedung eks Hi-Tech Mal Surabaya yang kini sedang direvitalisasi menjadi Creative Hub. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pernah menjadi pusat perbelanjaan legendaris sekaligus jujukan utama untuk orang-orang mencari komputer, laptop, printer, dan segala perintilannya, Hi-Tech Mall kondisinya memprihatinkan.
Setelah ditinggal pembeli, kesan kotor, gelap, tak terawat, bahkan angker melekat pada mal tersebut. Citra ini lah yang sedang diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui proyek revitalisasi.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Iman Kristian mengatakan bahwa pihaknya terus mengebut proses revitalisasi gedung eks Hi-Tech Mal.
Gedung tersebut berada di kawasan Taman Hiburan Rakyat (THR). Pada tahap awal, perbaikan difokuskan pada area basement dan lantai dasar, termasuk pembenahan total fasad serta pilar-pilar gedung.
Imam menyebut revitalisasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, yang menargetkan kawasan itu kembali aktif sebagai ruang kreatif dan produktif bagi generasi muda.
“Pak Wali rutin turun langsung ke lokasi karena memang tujuannya mengaktifkan kembali kawasan ini agar bisa dimanfaatkan oleh anak-anak muda. Kami juga mengundang berbagai komunitas,” ucap Iman, Kamis (5/2).
Revitalisasi gedung Eks Hi-Tech Mal mengusung konsep Science, Creative, and Technology Hub. Konsep ini diharapkan mampu menjadikan kawasan THR sebagai pusat aktivitas berbasis teknologi informasi, riset, dan industri kreatif.
Pemkot Surabaya juga berencana menggandeng sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Ciputra (UC) melalui Apple University, serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan dukungan Microsoft.
Sebagai penguatan ekosistem kreatif, Pemkot Surabaya merencanakan relokasi KORIDOR Coworking & Creative Space dari Gedung Siola ke eks Hi-Tech Mal, sekaligus memindahkan Rumah Bahasa dari Balai Pemuda dengan tambahan fasilitas perpustakaan.
"Organisasi kepemudaan seperti Cak & Ning, KONI, Karang Taruna juga akan berkantor di kawasan ini. Konsep besarnya menjadikan eks Hi-Tech Mal sebagai self improvement center bagi anak muda Surabaya,” imbuhnya.
Secara keseluruhan, gedung eks Hi-Tech Mal memiliki lima lantai. Basement akan difungsikan sebagai toko modern, food court, serta multifunction hall untuk aktivitas komunitas. Lantai dasar tetap mempertahankan toko-toko IT dan dilengkapi area F&B seperti coffee shop.
Sementara lantai satu dan dua akan menjadi ruang organisasi kepemudaan, studio musik, serta pusat industri kreatif. Di lantai tiga, akan dikembangkan immersive space, yaitu ruang audio visual interaktif yang bisa digunakan untuk pameran kreatif dan pertunjukan seni.
Untuk waktu operasional, Pemkot Surabaya menargetkan tahap awal aktivitas dapat dimulai pada Mei 2026. Namun, karena bangunan sudah lama tidak digunakan, revitalisasi dilakukan secara bertahap.
“Tahap awal kami fokus di basement, lantai dasar, dan lantai tiga. Lantai satu dan dua akan menyusul setelahnya. Fasilitas olahraga seperti paddle, billiard, hingga pemanfaatan bekas bioskop sebagai teater pemutaran film karya sineas lokal juga akan dihadirkan,” tukas Iman.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
