Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Februari 2026 | 06.15 WIB

Dari Mal Sepi ke Creative Hub, Ini Konsep Baru Eks Hi-Tech Mall Surabaya

Gedung eks Hi-Tech Mal Surabaya yang kini sedang direvitalisasi menjadi Creative Hub. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Gedung eks Hi-Tech Mal Surabaya yang kini sedang direvitalisasi menjadi Creative Hub. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Pernah menjadi pusat perbelanjaan legendaris sekaligus jujukan utama untuk orang-orang mencari komputer, laptop, printer, dan segala perintilannya, Hi-Tech Mall kondisinya memprihatinkan.

Setelah ditinggal pembeli, kesan kotor, gelap, tak terawat, bahkan angker melekat pada mal tersebut. Citra ini lah yang sedang diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui proyek revitalisasi.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Iman Kristian mengatakan bahwa pihaknya terus mengebut proses revitalisasi gedung eks Hi-Tech Mal.

Gedung tersebut berada di kawasan Taman Hiburan Rakyat (THR). Pada tahap awal, perbaikan difokuskan pada area basement dan lantai dasar, termasuk pembenahan total fasad serta pilar-pilar gedung.

Imam menyebut revitalisasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, yang menargetkan kawasan itu kembali aktif sebagai ruang kreatif dan produktif bagi generasi muda.

“Pak Wali rutin turun langsung ke lokasi karena memang tujuannya mengaktifkan kembali kawasan ini agar bisa dimanfaatkan oleh anak-anak muda. Kami juga mengundang berbagai komunitas,” ucap Iman, Kamis (5/2).

Revitalisasi gedung Eks Hi-Tech Mal mengusung konsep Science, Creative, and Technology Hub. Konsep ini diharapkan mampu menjadikan kawasan THR sebagai pusat aktivitas berbasis teknologi informasi, riset, dan industri kreatif.

Pemkot Surabaya juga berencana menggandeng sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Ciputra (UC) melalui Apple University, serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan dukungan Microsoft.

Sebagai penguatan ekosistem kreatif, Pemkot Surabaya merencanakan relokasi KORIDOR Coworking & Creative Space dari Gedung Siola ke eks Hi-Tech Mal, sekaligus memindahkan Rumah Bahasa dari Balai Pemuda dengan tambahan fasilitas perpustakaan.

"Organisasi kepemudaan seperti Cak & Ning, KONI, Karang Taruna juga akan berkantor di kawasan ini. Konsep besarnya menjadikan eks Hi-Tech Mal sebagai self improvement center bagi anak muda Surabaya,” imbuhnya.

Secara keseluruhan, gedung eks Hi-Tech Mal memiliki lima lantai. Basement akan difungsikan sebagai toko modern, food court, serta multifunction hall untuk aktivitas komunitas. Lantai dasar tetap mempertahankan toko-toko IT dan dilengkapi area F&B seperti coffee shop.

Sementara lantai satu dan dua akan menjadi ruang organisasi kepemudaan, studio musik, serta pusat industri kreatif. Di lantai tiga, akan dikembangkan immersive space, yaitu ruang audio visual interaktif yang bisa digunakan untuk pameran kreatif dan pertunjukan seni.

Untuk waktu operasional, Pemkot Surabaya menargetkan tahap awal aktivitas dapat dimulai pada Mei 2026. Namun, karena bangunan sudah lama tidak digunakan, revitalisasi dilakukan secara bertahap.

“Tahap awal kami fokus di basement, lantai dasar, dan lantai tiga. Lantai satu dan dua akan menyusul setelahnya. Fasilitas olahraga seperti paddle, billiard, hingga pemanfaatan bekas bioskop sebagai teater pemutaran film karya sineas lokal juga akan dihadirkan,” tukas Iman. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore