
Detik-detik angin puting beliung disertai hujan deras menerjang kawasan Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Kamis (8/1). (Tangkapan layar unggahan Instagram @hikmahrizalpahlawan)
JawaPos.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan tidak ada pesawat yang mengalami kerusakan usai Bandara Internasional Juanda Sidoarjo diterjang angin puting beliung pada Kamis (8/1) sekitar pukul 14.10 WIB.
Meski demikian, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa menyampaikan bahwa cuaca ekstrem tersebut sempat menyebabkan sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan hingga pengalihan ke bandara alternatif.
"Tidak terdapat laporan kerusakan pesawat dari seluruh maskapai yang terdampak," kata Lukman dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (9/1).
Lebih lanjut, dia membeberkan bahwa kondisi cuaca buruk berdampak sementara terhadap operasional penerbangan berupa holding kedatangan dan keberangkatan serta divert beberapa pesawat.
Namun, seluruh langkah penanganan dilakukan cepat dan sesuai prosedur keselamatan penerbangan.
"Seluruh langkah mitigasi dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Keselamatan penerbangan adalah prioritas utama,” lanjut Lukman.
Dia mengungkapkan sejumlah penerbangan dari dan menuju Surabaya tercatat mengalami keterlambatan, di antaranya Lion Air, Garuda Indonesia, dan Sriwijaya Air.
Selain itu, beberapa penerbangan dari Balikpapan, Makassar, dan Jakarta dialihkan sementara ke Bandara Ahmad Yani Semarang akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk pendaratan di Bandara Juanda.
Kemenhub juga mencatat sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan. Antara lain Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Nam Air, dan Xiamen Airlines.
Kendati begitu, maskapai dan pengelola bandara telah menerapkan delay management sesuai ketentuan, termasuk pembaruan informasi jadwal melalui Flight Information Display System (FIDS) dan pemberian kompensasi kepada penumpang.
“Kami memastikan penanganan keterlambatan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan, serta informasi disampaikan secara jelas kepada penumpang,” ungkap Lukman.
Tak hanya itu, angin kencang juga sempat menggeser dan merobohkan beberapa ground support equipment, khususnya tangga penumpang di area apron. Meski begitu, kejadian tersebut dipastikan tidak mengenai pesawat.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan runway dan apron bersih dari foreign object debris (FOD), fasilitas navigasi penerbangan beroperasi normal, serta perimeter bandara dalam kondisi aman," ungkapnya.
Di sisi darat, lanjut Lukman, pada Terminal 1 terdampak pohon tumbang dan rambu roboh di akses jalan masuk sisi utara. Arus kendaraan sempat dialihkan sebelum kembali normal.
Bahkan, kata dia, beberapa kendaraan di area parkir dilaporkan tertimpa pohon, namun kondisi di dalam gedung terminal tetap kondusif.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
