
Deklarasi Suroboyo Bersatu Tolak Premanisme di Halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (31/12). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com-Ribuan warga Surabaya dari berbagai latar belakang suku dan agama melakukan deklarasi Suroboyo Bersatu di Halaman Balai Kota Surabaya pada Rabu siang (31/12).
Deklarasi tersebut dilakukan setelah kasus Nenek Elina Widjajanti yang diusir paksa dari rumahnya sendiri oleh oknum organisasi kemasyarakatan (ormas) viral di media sosial dan membuat heboh publik.
Kasus tersebut membuka fakta lama bahwa fenomena premanisme masih terjadi di Kota Pahlawan. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa masyarakat Surabaya adalah pluralisme
"Kota kita dibangun dengan dasar Pancasila, diajarkan tidak saling menyakiti, bukan siapa yang paling kuat. Surabaya rumah kita bersama, suku apapun, agama apapun, kita harus saling menjaga," tutur Eri dalam sambutannya.
Ia menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak tutup mata soal Kasus Nenek Elina. Namun, Eri meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berniat membenturkan antar suku dan agama.
"Kami berdiri tegak untuk semua agama, bukan satu golongan. Di sini lah (melalui Kasus Nenel Elina) kita diuji oleh Tuhan, apakah kita merasa bersaudara atau tidak. Hari ini saya minta tolong untuk tidak ada yang provokasi lagi," tegas dia.
Melalui deklarasi Suroboyo Bersatu, Eri berharap praktik premanisme dan aksi main hakim sendiri di Surabaya berakhir, serta mendorong masyarakat untuk menyerahkan penanganan kasus kepada kepolisian.
"Kita harus hancurkan namanya premanisme, karena kita sebagai saudara. Hari ini Kami berkomitmen, seluruh jajaran forkompinda di Kota Surabaya dengan Satgas Anti Premanisme," serunya.
Teks Suroboyo Bersatu Tolak Premanisme
Kami masyarakat Kota Surabaya berikrar:

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
