Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 Desember 2025 | 22.38 WIB

Pria ODGJ Diamankan Usai Lempari Mobil dengan Batu hingga Sebabkan Kaca Pecah dan Pengendara Alami Luka Robek Pipi

Seorang ODGJ terpaksa diamankan petugas. Aksinya meresahkan warga di kawasan jalan Raya Setrohadi Kecamatan Duduksampeyan. (Ludry Prayoga/Jawa Pos).

JawaPos.com - Aksi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di kawasan jalan Raya Setrohadi Kecamatan Duduksampeyan bikin warga panik. Pasalnya, pria tersebut nekat melemparkan batu ke arah pengendara yang melintas. Ulah tersebut sempat memakan korban luka setelah terkena pecahan kaca. 

Petugas Polsek Duduksampeyan pun terpaksa turun tangan dan melakukan pengamanan. Pria tersebut pun telah dievakuasi dari lokasi kejadian agar tidak membahayakan pengendara lainnya. "Sudah kami serahkan di Dinas Sosial. Untuk mendapatkan penanganan," ujar Kanit Reskrim Polsek Duduksampeyan Aipda Hari Wartono.

Hari menjelaskan bahwa ODGJ cukup sering terlihat di lokasi kejadian. Khususnya di area jembatan Setrohadi. "Namun baru kali ini sampai melakukan pelemparan batu ke kendaraan mobil,” jelasnya.

Korban lemparan pun mengalami luka robek kecil pada bagian pipi. Meski demikian, kaca mobil mengalami kerusakan cukup parah. Pada bagian kaca tampak lubang benturan berdiameter sekitar 2 hingga 3 sentimeter, dengan retakan menyebar hingga kurang lebih 20–30 sentimeter dari titik benturan. "Korban tidak menuntut proses hukum karena pelaku merupakan ODGJ,” ungkapnya.

Peristiwa tersebut dibenarkan Pekerja Sosial Ahli Muda Dinsos Gresik Alfi Arianto. Pihaknya menyampaikan bahwa saat masih melakukan koordinasi internal untuk menentukan langkah tindak lanjut penanganan. “Masih kami lakukan observasi dan asesmen awal. Jika memang dibutuhkan bisa kami rujuk ke RSJ Menur Surabaya,” paparnya.

Setidaknya, dalam setahun terakhir, pihaknya telah menangani 160 ODGJ. Pasca dilakukan perawatan, mayoritas pasien sudah dinyatakan membaik dan kemudian dikembalikan kepada keluarga. Selain berasal dari wilayah Kabupaten Gresik, penanganan ODGJ juga datang dari luar daerah. Seperti Lamongan, Kediri, hingga Jember.

"Pemulangan dilakukan dengan pendampingan dan edukasi kepada keluarga, sehingga setelah kembali ke lingkungan rumah, kondisi mereka tetap terpantau dan tidak kembali terlantar,” tandasnya. 

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore