
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.
JawaPos.com–The Smart City Observatory oleh IMD World Competitiveness Center merilis daftar Smart City Index (SCI) 2023 atau daftar indeks kota pintar di dunia.
Dari total 141 kota dari seluruh dunia yang diteliti, ada tiga kota di Indonesia yang masuk daftar tersebut. Ketiga kota tersebut Jakarta, Medan, dan Makassar.
Tidak ada nama Surabaya dalam deretan kota smart city survei IMD tersebut. Dalam daftar tersebut, Jakarta ada di posisi ke-102, Medan menempati urutan ke-112, dan Makassar posisi ke-114 sebagai smart city atau kota pintar terbaik di dunia.
Kabar Surabaya tak masuk smart city di tingkat dunia itu kali pertama disampaikan Erick Thohir pada 25 Mei di Jakarta. Menteri BUMN itu mengaku terkejut mendengar kabar jika Surabaya tak masuk dalam daftar smart city.
Hal yang sama juga dirasakan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. Cak Ji, sapaan akrabnya itu, mengatakan, di Surabaya sudah menggunakan by digital. KTP digital juga, lanjut dia, paling tinggi di Jawa Timur.
”Semua sudah terdigitalisasi layanan kami. Sudah sangat smart. Layak harusnya, termasuk layanan menikah lewat Lontong Balap Kupang,” papar Armuji, politikus PDIP Surabaya itu.
Sebelumnya, Pimpinan DPRD Kota Surabaya juga mempertanyakan hasil penilaian yang menyebutkan Kota Surabaya tidak masuk dalam Smart City Index (SCI) atau indeks kota pintar di dunia.
”Kok aneh, jika Surabaya yang merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia tidak masuk smart city,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A. H. Thony di Surabaya, Sabtu (27/6).
Namun Thony menanggapi dingin dan tidak mau terprovokasi dengan kabar yang menempatkan Surabaya di bawah kota-kota lain di Indonesia.
”Karena membangun kota ini dengan semangat yang memang terus menjadikan Surabaya lebih baik. Kalau kemudian ada yang menilai Surabaya tidak masuk smart city, tidak begitu risau,” ujar Thony.
Menurut dia, sebelum kota-kota lain masuk dalam daftar smart city index, Kota Surabaya sudah lebih dahulu sudah melampaui kota lain. ”Itu sudah bertahun-tahun lalu, berbagai penghargaan tingkat dunia dan nasional diraih Surabaya,” ucap Thony.
Dia menambahkan, smart city index bukan satu satunya target. Yang penting sekarang ini adalah menjadikan Surabaya benar-benar menjadi kota dunia yang perlu digapai.
”Kalau ada penilaian sekelompok atau tim yang tidak memasukkan Surabaya dalam smart city, saya pikir semua kota akan mempertanyakan objektivitas dari penilaian itu. Justru penilaian ini tidak legitimate di mata masyarakat,” papar Thony seperti dilansir dari Antara.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
