
Kepala Dinas Kominfo Pemkot Tangsel, TB Asep Nurdin. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengupayakan target roadmap 2026-2027. Yakni mewujudkan Tangsel sebagai Smart City yang humanis. Untuk itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tangsel terus mengakselerasi pembangunan ekosistem digital.
Langkah itu dilakukan dengan tetap mengedepankan kredibilitas dan transparansi data. Sehingga tidak melulu berpatokan pada kecepatan. Menurut Kepala Dinas Kominfo Tangsel TB Asep Nurdin, salah satu akselerasi yang tengah digejot adalah transformasi fundamental dalam sistem komunikasi publik. Tujuannya menjawab tantangan disrupsi media yang semakin agresif.
Asep menyampaikan bahwa transformasi tersebut merupakan evolusi alami dari komitmen panjang pemerintah. Dia menyebut, perjalanan sudah dimulai dari Era Digitalisasi Per Layanan pada 2015-2020. Saat itu, setiap dinas membangun aplikasi mandiri yang dikonsolidasikan pada Era Single Domain Terpadu melalui portal resmi kota pada 2021-2024.
”Sejak 2025, kita telah memasuki era satu ekosistem percakapan. Semua layanan kini diorkestrasi oleh Tangsel ONE dan Helita. Warga tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi, cukup satu akses cerdas dan otomatis, termasuk melalui chat WhatsApp yang aktif 24 jam,” kata dia dalam keterangan resmi pada Selasa (28/4).
Dengan langkah yang tepat, saat ini Pemkot Tangsel memantapkan fondasi layanan digital. Diantaranya lewat platform nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas seperti Simponie Tangsel. Platform itu bisa dipakai mengurus lebih dari 73 layanan perizinan secara online, sistem LAPOR! untuk pengaduan warga, dan portal pajak daerah yang memungkinkan pembayaran dengan mudah.
”Selain 73 layanan perizinan, kami memiliki AI Agent Helita yang siaga 24 jam untuk memberikan informasi kota kepada warga. Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam genggaman masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga:Dicap 'Anomali' Jalanan, Taksi Green SM Tertabrak Kereta Ternyata Bukan Kali Pertama, Ini Riwayatnya
Semua itu dilakukan demi mewujudkan rencana besar yang terbagi dalam beberapa fase strategis. Asep menyatakan bahwa pada kuartal ketiga tahun 2026, pihaknya menargetkan ekosistem digital Tangsel akan diperluas dengan integrasi lebih banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta penguatan notifikasi proaktif kepada warga.
”Pada Q3 2026 nanti, kami akan menghadirkan personalisasi layanan dan Dashboard Warga Mandiri. Jadi, sistem yang akan mengingatkan warga, bukan sebaliknya,” ucap dia.
Puncaknya pada 2027, Pemkot Tangsel ingin Smart City Humanis sudah terwujud. Itu ditandai dengan penerapan layanan prediktif berbasis data dengan AI yang dirancang untuk semakin mengenal kebutuhan warga. Dengan begitu, dia berharap Tangsel menjadi benchmark atau barometer bagi kota-kota lain di Indonesia.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
