Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Mei 2023 | 05.58 WIB

Peserta PKP Kejari Adopsi Best Practice Kepemimpinan Kota Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima peserta studi lapangan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I dan II Kejaksaan Republik Indonesia. - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima peserta studi lapangan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I dan II Kejaksaan Republik Indonesia.

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima 30 peserta studi lapangan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I dan II Kejaksaan Republik Indonesia. Puluhan peserta itu diterima Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Selasa (23/5).

Rombongan dipimpin Kepala Bidang Penyelenggara Diklat Manajemen dan Kepemimpinan Kejaksaan RI Setyo Utomo. Rombongan menyatakan ingin menimba sebuah pengalaman baru dalam best practice inovasi-inovasi di Pemkot Surabaya. Terutama, kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi dan kepala perangkat daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya.

”Dari pengalaman best practice tersebut, kami bisa mempelajari inovasi-inovasi terbaik yang ada di jajaran Pemerintah Kota Surabaya,” kata Setyo Utomo.

Inovasi di Pemkot Surabaya diharapkannya dapat menjadi bekal bagi para peserta PKP Kejaksaan RI sebagai pembelajaran. Dengan begitu diharapkan best practice tersebut dapat diadopsi untuk kemudian diterapkan ke masing-masing satuan kerja.

”Teman-teman peserta PKP dari seluruh Indonesia ini mampu mengadopsi menjadi pembelajaran baru. Lalu dapat melaksanakan dalam aksi perubahan yang nyata di satuan kerja bidangnya masing-masing,” kata Setyo Utomo.

Rombongan yang berjumlah 30 orang tersebut, dibagi menjadi tiga grup. Mereka belajar best practice di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya.

Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan, masih membutuhkan banyak masukan untuk penyempurnaan birokrasi di lingkungan Pemkot Surabaya. ”Nanti kami juga membutuhkan masukan-masukan dari peserta untuk menyempurnakan diri. Karena kami masih jauh dari kata sempurna,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Eri menyampaikan paparan terkait inovasi dan sejumlah program Pemkot Surabaya. Salah satunya adalah berkaitan dengan digitalisasi yang bertujuan untuk menyejahterakan warga Surabaya.

”Kami sepakat di Pemkot Surabaya ini, tidak ada tujuan lain selain untuk membahagiakan masyarakat Surabaya. Sehingga saya membutuhkan data itu dari digitalisasi,” terang Eri.

Melalui digitalisasi, menurut Eri, pihaknya dapat mengetahui secara real time data warga yang masuk kategori miskin, pramiskin, hingga jumlah bayi stunting. Bahkan, masing-masing data tersebut dapat diketahui hingga di tingkat RT.

”Karena saya ingin membangun Surabaya ini dengan cara berbeda, membangunnya dengan rasa guyub rukun dan rasa persaudaraan,” ucap Eri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore