
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan TKA di SMA Negeri 6 Surabaya, Senin (3/11). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Hari ini, Senin (3/11), sebanyak 390.186 siswa SMA/SMK sederajat, baik negeri maupun swasta di Provinsi Jawa Timur mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA), secara serentak.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indah Parawansa saat meninjau pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik hari pertama di SMA Negeri 6 Surabaya, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.
"Hari ini anak-anak jenjang SMA/SMK/MA akan melaksanakan TKA, hasilnya nanti bisa menjadi dasar untuk masuk perguruan tinggi, maka faktor teknis, seperti listrik dan jaringan internet, saya rasa sangat penting," tutur Khofifah.
Adapun 390.186 siswa di Jawa Timur yang mengikuti TKA berasal dari 4.323 satuan pendidikan, dengan rincian 171.502 siswa SMA, 218.401 siswa SMK, 283 siswa SLB, dan 16.326 peserta Paket C.
Sebagai informasi, pelaksana TKA diatur dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025. TKA proyeksi opsional untuk mengukur capaian akademik peserta didik, sekaligus menjadi referensi seleksi akademik PTN jalur prestasi.
Pelaksanaan TKA 2025 dibagi dalam tiga gelombang, di antaranya gelombang pertama pada Senin, 3 November untuk mata pelajaran (mapel) wajib dan 4 November untuk mapel pilihan.
Gelombang kedua diselenggarakan pada 5 November untuk mapel wajib dan 6 November untuk mapel pilihan. Selanjutnya gelombang ketiga pada 8 - 9 November untuk peserta jalur pendidikan nonformal seperti Paket C.
Oleh karena itu, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kesiapan teknis maupun nonteknis harus diperhatikan serius. Mulai kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, ketersediaan listrik, hingga kesiapan mental para siswa.
"Faktor teknis seperti listrik dan jaringan internet sangat berpengaruh, jangan sampai di tengah pelaksanaan TKA dua hal ini tidak firm, maka akan sangat berpengaruh pada mental dan konsentrasi anak-anak kita," imbuhnya.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan, Khofifah menginstruksikan Dinas Pendidikan Jatim memastikan adanya cadangan daya berupa genset dan jaringan internet yang stabil di seluruh sekolah pelaksana TKA.
"Ini bentuk langkah antisipatif dari kemungkinan terjadinya pemadaman listrik. Melalui Pak Kadindik Jatim, saya minta agar dipastikan provider pendukung jaringan internetnya," tukas Gubernur Khofifah.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
