Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 November 2025 | 22.10 WIB

Pakar ITS Prof. Renanto sebut Pertalite Terbebas dari Unsur Air dan Tidak Berbahaya, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Prof. Renanto Handogo Pakar Teknik Kimia ITS dalam konferensi pers untuk menindaklanjuti keluhan konsumen terkait fenomena motor brebet di Jawa Timur, Jumat  (31/10/2025). (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Prof. Renanto Handogo Pakar Teknik Kimia ITS dalam konferensi pers untuk menindaklanjuti keluhan konsumen terkait fenomena motor brebet di Jawa Timur, Jumat  (31/10/2025). (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com — PT Pertamina Patra Niaga menggandeng sejumlah pihak untuk memastikan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Jawa Timur. Langkah ini dilakukan untuk merespons berbagai keluhan masyarakat terkait dugaan penurunan mutu Pertalite yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini.

Dalam upaya tersebut, Pertamina bersinergi dengan Lembaga Minyak dan Gas (Lemigas) serta pakar dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan kualitas Pertalite tetap sesuai standar dan aman digunakan masyarakat.

Pakar Teknik Kimia ITS, Prof. Renanto Handogo, ikut angkat bicara untuk memberikan penjelasan ilmiah terkait isu adanya kandungan air dalam Pertalite.

Ia menegaskan, secara teori kimia, Pertalite atau bahan bakar berbasis hidrokarbon tidak mungkin bercampur dengan air.

“Kami mencoba untuk menganalisis dari sisi teori. Karena kami dari akademisi,” jelas Prof. Renanto dalam konferensi pers, Jumat (31/10/2025).

“Sehingga kami perlu melihat secara teori apakah betul gasoline yang ada di dalam air itu, bisa mempunyai kandungan air yang terlarut cukup besar.”

Menurutnya, dari hasil analisis teoritis, air dan bahan bakar seperti Pertalite memiliki sifat kimia yang berbeda secara mendasar.

Hidrokarbon yang menjadi komponen utama bahan bakar tersusun dari unsur karbon (C) dan hidrogen (H), sedangkan air memiliki rumus kimia H₂O.

Kedua zat tersebut tidak memiliki kesamaan struktur kimia sehingga tidak bisa saling melarutkan. Jika pun ada kelarutan, jumlahnya sangat kecil dan tidak signifikan terhadap kualitas bahan bakar.

“Dari hasil analisis kami, secara teori bahwa karena hidrokarbon itu terdiri dari unsur C dan H, sementara air itu rumus kimianya H₂O, sehingga dari situ terlihat bahwa antara dua senyawa yang tidak sama, maka tidak akan saling melarutkan,” kata Prof. Renanto menegaskan.

“Dan kalau larut, maka kelarutannya sangat kecil. dan di dalam spek yang tadi sudah disampaikan sesuai dengan standar, maka tentu saja pertalite ini bebas air.”

Ia menambahkan, berdasarkan standar yang telah disampaikan oleh pihak Pertamina dan Lemigas, Pertalite yang beredar sudah memenuhi spesifikasi resmi.

Artinya, bahan bakar tersebut terbebas dari unsur air dan aman digunakan untuk kendaraan bermotor.

Penjelasan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah termakan isu atau spekulasi.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore