Spesial Hari Santri! Warga Jawa Timur Bisa Naik Trans Jatim Gratis. (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, buka suara soal operasional Bus Trans Jatim yang terancam berhenti pada pertengahan tahun 2026, akibat pemangkasan dana TKD.
Adhy memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) akan berupaya untuk menutupi defisit anggaran Rp 2,8 triliun dari TKD. Terlebih, Bus Trans Jatim masuk dalam program prioritas.
"(Bus Trans Jatim) itu program prioritas gubernur (Khofifah Indar Parawansa). Intinya, pelayanan publik yang sangat dibutuhkan masyarakat, pasti akan kami penuhi,” tutur Adhy di Surabaya, Selasa (28/10).
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono mengatakan bahwa anggaran operasional Bus Trans Jatim diperkirakan hanya bisa bertahan sampai pertengahan tahun depan atau sekitar Juni 2026.
Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, kebutuhan total untuk operasional subsidi Trans Jatim selama setahun penuh mencapai Rp 260 miliar. Sementara pagu anggaran yang tersedia baru Rp 160 miliar.
Artinya, masih kurang sekitar Rp 100 miliar agar Bus Trans Jatim bisa beroperasi penuh. Secara langsung, Nyono menyampaikan permohonan kepada Gubernur Jatim, Khofifah, agar anggaran operasional Bus Trans Jatim tidak dikurangi.
"Kita sudah matur ke Ibu (Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa), sudah melapor agar minimal operasional Bus Trans Jatim sampai koridor 7 itu, mohon tidak dikurangi," tutur Nyono di Surabaya.
Nyono menilai, jika anggaran subsidi dikurangi, maka dampaknya sangat besar terhadap mobilitas pengguna transportasi publik. Dishub Jatim mencatat setiap harinya, sekitar 20 ribu masyarakat bepergian dengan Trans Jatim.
"Kalau dikurangi, efeknya luar biasa bagi pengguna Bus Trans Jatim. Kami sudah lapor ke Ibu Gubernur agar minimal operasional (Bus Trans Jatim) tetap berjalan sampai akhir 2026,” lanjutnya.
Pemprov Jatim hingga kini berupaya mencari jalan keluar, termasuk mempertimbangkan penambahan anggaran dalam Perubahan APBD 2026 (PAK), sehingga subsidi operasional bisa terpenuhi sampai akhir tahun.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
