Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Oktober 2025 | 20.25 WIB

Momen Pilu! Rafi Catur, Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ditemukan Meninggal dalam Posisi Sujud

Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ditemukan Tewas dalam Posisi Sujud. (Dokumentasi CC 112 Surabaya) - Image

Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ditemukan Tewas dalam Posisi Sujud. (Dokumentasi CC 112 Surabaya)

JawaPos.com-Momen pilu mengiringi proses evakuasi korban tragedi rubuhnya bangunan empat lantai di area Pondok Pesantren Al Khoziny, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Setelah kurang lebih 48 jam berjibaku, bertahan di ruang sempit, dan membuat gorong-gorong, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi Rafi Catur Okta Mulya. Santri berusia 17 tahun itu ditemukan dalam kondisi sujud.

"(Rafi menjadi) Korban ke-12. Saat ditemukan, kami tidak tahu identitasnya karena dalam kondisi hitam dan proses identifikasi tim DVI," ujar Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Yudhi Bramantyo, Kamis (2/10).

Setelah proses identifikasi DVI, jenazah tersebut adalah Rafi Catur Okta Mulya. Dia ditemukan sekitar pukul 14.47 di zona A1 (dekat pintu keluar) dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar.

"Jadi korban meninggal yang ditemukan sujud itu Hitam. Itu yang sebelah-sebelahan sama Haical (Syehlendra Haical Raka Aditya, korban selamat yang percakapannya viral di media sosial, ditemukan 15.22 WIB)," imbuh dia.

Rafi Catur Okta Mulya merupakan santri Pondok Pesantren Al Khoziny, yang berdomisili di Jalan Putat Jaya Sekolahan, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan. Setelah identifikasi, jenazah dimakamkan di Jember. 

"Kami itu tadinya mau mengambil (Haical), tapi ternyata disebelahnya ada (Rafi, meninggal), akhirnya karena tidak bisa, harus lewat situ, (Tim SAR) tarik yang (Rafi) dulu, baru evakuasi Itu (Haical)," terang Bramantyo.

Kronologi Singkat

Insiden tragis ini terjadi pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB. Bangunan empat lantai tersebut ambruk saat para santri Pondok Pesantren Al Khozini sedang melakukan Salat Asar rakaat kedua di lantai 1.

Akibatnya, banyak santri yang terjebak dalam puing-puing bangunan. Hingga Kamis pagi (2/10), dilaporkan sebanyak 108 orang menjadi korban tragedi ini. Dari jumlah tersebut, 5 dilaporkan meninggal dunia dan 103 korban selamat.

Sementara total korban yang berhasil dievakuasi SAR adalah 18 orang. Tim SAR gabungan kini kini terus berupaya untuk menyelamatkan korban yang masih terjebak reruntuhan bangunan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore