
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkolaborasi bersama Polrestabes Surabaya dan sejumlah pihak terkait dalam upaya mencegah kasus kekerasan terhadap anak. Upaya itu dilakukan melalui sosialisasi dan kegiatan di lingkungan sekolah hingga ke Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) di Balai RW.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, upaya mencegah kekerasan terhadap anak, salah satunya dilakukan dengan cara sosialisasi ke sekolah hingga Puspaga Balai RW. Sosialisasi dilakukan bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.
”Kita ada Puspaga di Balai RW. Di Siola juga ada. Itu tidak lepas dari pendampingan Polrestabes Surabaya. Karena Unit PPA itu kerja sama dengan kita, jadi kita jalan bersama,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (18/5).
Wali Kota Surabaya mengungkapkan, jumlah kasus yang melibatkan anak di Kota Surabaya masih dalam kategori wajar. kasus tersebut tidak digeneralisir dengan jumlah anak di Surabaya.
”Dalam data Unit Perlindungan Anak masih kategori wajar dan itu jumlahnya sedikit. Jadi tidak bisa ketika ada kejadian satu, dua, menggebyah uyah (digeneralisir) dengan jumlah anak di Surabaya,” tegas Eri.
Menurut dia, selama ini, ketika ada kasus yang melibatkan anak di Surabaya selalu diekspos ke media. Sehingga hal itu membuat kasus anak di Surabaya terlihat tinggi.
”Karena itu kan satu, dua kasus, tapi memang kejadiannya diekspos. Tapi kan harus dilihat berapa jumlah anak di Surabaya, berapa yang mengalami hal itu. Sehingga unit pelayanan anak Jawa Timur menyebutnya masih jauh di bawah,” terang Eri.
Karena itu, Pemkot Surabaya berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Anak di Jawa Timur dan Polrestabes Surabaya mencegah kasus itu terjadi. Ekspos juga dilakukan sebagai bentuk warning kepada orang tua agar berperan aktif menjaga putra-putri mereka.
”Karena ketika kita punya putra-putri, tidak bisa hanya diserahkan ke sekolah, Polrestabes, atau pemerintah kota, dalam menjaga. Tapi bagaimana orang tua juga mempunyai kasih sayang dalam mencari anaknya, agar tidak bermain terlalu jauh,” tutur Eri.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
