Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 September 2025 | 19.32 WIB

Wagub Jatim Emil Dardak Tegaskan Pentingnya Keberpihakan untuk Petani Tebu Rakyat

Wagub Jatim Emil Dardak (tengah) melakukan kunjungan kerja ke Pabrik Gula (PG) Gending, Kabupaten Probolinggo. (Istimewa) - Image

Wagub Jatim Emil Dardak (tengah) melakukan kunjungan kerja ke Pabrik Gula (PG) Gending, Kabupaten Probolinggo. (Istimewa)

JawaPos.com-Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan pentingnya keberpihakan nyata terhadap petani tebu rakyat. Menurut dia, kunci swasembada gula nasional bukan hanya soal produksi, melainkan juga kepastian serapan hasil panen petani.

Hal itu disampaikan Emil saat kunjungan kerja ke Pabrik Gula (PG) Gending, Kabupaten Probolinggo. Ia menekankan bahwa meski produksi gula nasional cukup tinggi, persoalan utama masih terletak pada pemasaran gula petani.

“Dari total sekitar 400 ribu ton gula di Indonesia, 100–150 ribu ton sudah dibeli pedagang, 150 ribu ton masih dimiliki PT SGN, dan 100 ribu ton lainnya merupakan milik petani tebu rakyat,” jelasnya.

Karena itu, Emil mengapresiasi langkah PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) yang turut berupaya memastikan gula milik petani terserap pasar. Sistem pengolahan tebu dengan pola bagi biaya produksi membuat petani sangat bergantung pada keberhasilan distribusi.

Emil juga menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga BUMN. “Sinergi diperlukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin ketersediaan gula bagi masyarakat,” ujarnya.

Direktur Utama PT SGN Mahmudi menambahkan, pemerintah melalui Danantara telah membeli gula petani senilai Rp1,5 triliun. Namun, masih ada sekitar 100 ribu ton gula rakyat yang belum terserap.

“Kami berharap langkah ini sekaligus memperkuat upaya menertibkan peredaran gula rafinasi agar sesuai aturan. Targetnya, swasembada gula dapat tercapai pada 2026 sesuai arahan Presiden,” katanya.

SGN, lanjut Mahmudi, terus berupaya meningkatkan efisiensi produksi melalui perbaikan teknologi giling, optimalisasi rendemen, hingga kerja sama strategis dengan petani.

Bupati Probolinggo Muhammad Haris turut menegaskan komitmen daerah mendukung kesejahteraan petani tebu. “Petani tebu di Kabupaten Probolinggo punya kontribusi besar dalam menjaga ketersediaan gula nasional. Dengan serapan yang terjamin, semangat mereka untuk meningkatkan produksi juga akan semakin besar,” ujarnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore