Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Agustus 2025 | 05.10 WIB

Gubernur Khofifah Temui Massa di Grahadi, Janjikan Bersama Pangdam V Brawijaya Malam Ini ke Polrestabes Surabaya terkait Pendemo yang Ditahan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V Brawijaya Rudy Saladin menemui massa aksi di depan Grahadi, janji bahas pembebasan pendemo di Polrestabes Surabaya. (Istimewa) - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V Brawijaya Rudy Saladin menemui massa aksi di depan Grahadi, janji bahas pembebasan pendemo di Polrestabes Surabaya. (Istimewa)

JawaPos.com-Ribuan massa kembali mengepung Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (30/8) malam, menuntut pembebasan rekan-rekan mereka yang diamankan polisi. Dari total 43 orang yang ditahan, dua di antaranya sudah dilepas, sementara 41 lainnya masih dalam proses pemeriksaan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menemui massa bersama Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin.

Mengenakan pakaian berwarna gelap dan kerudung merah muda, Khofifah hadir di tengah kerumunan dengan pengawalan ketat TNI. Kehadirannya disambut sorak sorai massa, bahkan disertai letupan lima kembang api ke udara dan kobaran api yang dinyalakan di sekitar lokasi.

Di hadapan ribuan pendemo, Khofifah menegaskan bahwa dirinya memantau penuh proses sejak awal kericuhan, termasuk yang sempat dirawat di rumah sakit.

“Kemarin yang sempat dirawat di rumah sakit saya monitor semuanya. Yang di Soetomo sampai jam setengah 7 sudah selesai semua. Jadi bukan tidak bertanggung jawab. Ini yang Tabes jam 2 juga sudah ada yang dilepaskan, saya monitor. Nah sekarang proses yang 43, 2 sudah dilepaskan. Sekarang proses pemeriksaan sedang berjalan. Jadi sudah diminta keterangan, sudah selesai jadi mereka akan pulang. Jadi yang sudah dilepas. Setelah ini saya dan Pak Pangdam akan ke Polrestabes. Satu satu dulu, begitu ya,” kata Khofifah di hadapan massa.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menambahkan bahwa dirinya bersama gubernur siap menjadi penghubung antara massa dan pihak kepolisian. “Kami akan sampaikan langsung ke Polrestabes soal tuntutan ini,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, ribuan massa masih bertahan di depan Grahadi dan menutup Jalan Gubernur Suryo. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan pusat kota Surabaya, termasuk Jalan Tunjungan, macet total. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore