
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat sidak di Pasar Larangan, Sidoarjo. (Humas Pemprov Jatim)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendorong percepatan distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasar-pasar tradisional daerah tersebut.
Langkah ini dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai strategi memastikan stok tetap aman, harga beras tetap stabil, sekaligus merespons kenaikan harga beras medium yang belakangan dikeluhkan masyarakat.
Menurut Khofifah, persoalan utama bukan pada stok, melainkan distribusi beras SPHP yang belum berjalan optimal. Dari total alokasi 173 ribu ton untuk Jawa Timur, realisasi penyaluran baru mencapai 5,73 persen.
“Stok beras di Bulog sebenarnya sangat aman. Tetapi distribusi beras SPHP yang belum lancar ini memicu naiknya harga di pasaran,” tutur Gubernur Khofifah setelah sidak di Pasar Larangan, Sidoarjo, Selasa (26/8).
Oleh karena itu, Gubernur Khofifah menginstruksikan kepala daerah di Jawa Timur untuk berkoordinasi intensif dengan Bulog (Badan Urusan Logistik) dan Bapanas guna mempercepat distribusi beras SPHP.
Di Pasar Larangan, Sidoarjo, harga beras medium di angka Rp 14.000/Kg. Harga tersebut jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 12.500.
Lebih lanjut, Khofifah mengungkapkan, penyaluran beras SPHP saat ini diharuskan melalui aplikasi Klik SPHP, tujuannya agar penyaluran distribusi beras SPHP tidak terjadi penyelewengan bahkan dioplos.
“Bagi penjual atau distributor yang ingin mendapatkan pasokan beras SPHP wajib terdaftar dan tersertifikasi terlebih dahulu lewat aplikasi Klik SPHP, karena memang supaya terhindar dari penyalahgunaan," imbuhnya.
Gubernur Khofifah menilai kebutuhan beras medium lebih tinggi daripada beras premium. Hal ini terbukti saat ia melakukan sidak pasokan beras SPHP di sejumlah pasar tradisional di Jawa Timur.
“Beras SPHP peminatnya sangat besar. Kita harap kemampuan masyarakat untuk bisa menjangkau harga beras bisa terpenuhi dalam waktu yang sesingkat singkatnya,” terang Gubernur Khofifah.
Karena beras SPHP sangat diminati, Pemprov Jatim berkomitmen memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses kebutuhan pangan berkualitas dengan harga terjangkau, melalui distribusi yang merata dan berkelanjutan.
"Kami terus melakukan monitoring untuk mengatasi kendala di lapangan. Akhir Agustus ini mudah-mudahan sudah bisa dimaksimalkan supply beras medium terutama SPHP yang ada di dalam kewenangan Bulog,” tukas Khofifah.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
