
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyalurkan bansos untuk masyarakat Sampang, Minggu (10/8). (Humas Pemprov Jatim)
JawaPos.com - Temuan PPATK soal ratusan ribu penerima bantuan sosial (bansos) bermain judi online (judol) mendapat atensi khusus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Saat menyalurkan bansos senilai Rp. 12.687.007.900 atau Rp 12,68 miliar untuk masyarakat Sampang, Minggu (10/8), Ia mengingatkan penerima agar memanfaatkan bantuan secara tepat dan produktif.
"Saya pastikan Insya Allah masyarakat Sampang tidak melakukan itu (judol). Manfaatkan bantuan sebaik-baiknya agar bisa mengangkat ekonomi keluarga dan membuat masyarakat Sampang naik kelas," ujar Khofifah, Senin (11/8).
Adapun bantuan yang diberikan antara lain: Bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas kepada 194 orang penerima manfaat berupa uang Rp 3.600.000 per tahun dengan total Rp 688.400.000.
Kemudian alat bantu mobilitas lansia dan penyandang disabilitas sebanyak 37 unit senilai Rp 174.623.000, PKH Plus kepada 2.872 keluarga penerima manfaat berupa uang Rp 2.000.000 per tahun dan sembako.
Lalu penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) buruh pabrik rokok kepada 11 orang penerima berupa uang Rp 1.325.900 per tahun dengan total Rp 14.584.900 dan sembako, serta bantuan sosial lainnya.
"Dengan total bantuan sosial yang diserahkan senilai Rp 12,68 Miliar diiringi lantunan sholawat, maka program bansos menguatkan permodalan yang berdampak pada kekuatan ekonomi masyarakat Sampang," seru Khofifah.
Sebelumnya, temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal ratusan ribu penerima bantuan sosial (bansos) terindikasi bermain judol, belakangan menjadi sorotan publik.
Nominal transaksinya pun tak main-main, mulai ratusan ribu hingga lebih dari Rp 100 juta. Padahal, penerima bansos seyogianya menggunakan bantuan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.
"PPATK telah mengirimkan kembali hasil padanan data. Yang terindikasi terlibat judi online sebanyak 603.999 KPM (Keluarga penerima manfaat," ujar Menteri Sosia, Saifullah Yusuf di Jakarta, Kamis (7/8).

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
