Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Mei 2023 | 08.11 WIB

Setiap Pagi dan Malam Hari, Tetangga Masriah Bersihkan Pintu yang Kotor karena Tinja dan Air Kencing

BERI KETERANGAN: Masriah di Mapolsek Sukodono. - Image

BERI KETERANGAN: Masriah di Mapolsek Sukodono.

JawaPos.com - Tetangga Masriah yaitu keluarga Wiwik Winarti, 64, terpaksa membersihkan pintu utama rumah mereka dari tinja dan air kencing setiap pagi dan malam hari. Ulah busuk Masriah menyiram air kencing dan tinja sebanyak 3 kali sehari selama 6 tahun belakangan ini membuat mereka sempat mengganti pintu utama rumah dengan besi.

“Jadi setiap hari membersihkan pintu utama itu tiga kali. Karena pelaku menyiramkan kotoran tersebut tiga kali sehari,” ujar Wiwik kepada wartawan, Minggu (14/5), seperti dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).

Dikatakan Wiwik, setiap pagi saat hendak berangkat kerja dirinya harus ikut membantu membersihkan pintu utama rumah mereka dari tinja dan air kencing. Sesudahnya sepeda motor baru bisa dikeluarkan dari dalam rumah. Selain pagi hari, pada malam hari, keluarga Wiwik juga harus membersihkan pintu utama rumah mereka sebelum memasukkan sepeda motor ke dalam rumah.

Keluar-Masuk dari Pintu Dapur

Disebabkan ulah busuk Masriah, aktivitas melalui pintu dapur sudah terjadi sejak 2017 lalu. Keluarga Wiwik sudah tak menggunakan pintu utama untuk keluar masuk ke dalam rumah.

Pintu utama itu mereka buka ketika akan mengeluarkan dan memasukkan sepeda motor saja. “Untuk aktivitas sehari-hari kami melewati pintu dapur,” kata Wiwik.

Nur Mas’ud, 46, menantu Wiwik, membenarkan bahwa pintu utama rumah mereka setiap hari disiram air kencing dan tinja oleh tetangga sebelah, Masriah.

Setiap pagi saat hendak berangkat kerja dirinya harus ikut membantu membersihkan pintu itu. “Setiap akan berangkat kerja selalu membersihkan pintu, baru mengeluarkan sepeda motor. Sedangkan malam juga membersihkan pintu lagi, setelah bersih baru memasukkan sepeda motor,” kata Nur.

“Akhirnya pintu dapur ini dijadikan pintu utama rumah selama enam tahun,” tandas Nur.

Kisah Masriah tetangga iri dan dengki dengan menyiram tinja dan air kencing ini terjadi di Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore