
Viral toilet umum jadi tempat tinggal oleh penjaga, Pemkot Surabaya turun tangan dan bersihkan perabotan. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Beredar luas video yang menunjukkan seseorang yang hendak memakai toilet umum (ponten) di Taman Lumumba, Ngagel, Surabaya, namun ruang toilet justru dipenuhi perabotan rumah tangga. Video itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @sahabatsekelat dan di-repost (unggah ulang) oleh beberapa akun hingga viral di media sosial dan mengundang beragam komentar warganet.
"Ponten Umum atau Rumah Singgah? Salah Siapa? Kebelet mau ke toilet," tulis pemilik akun Instagram @sahabatsekelas yang saat merekam video tersebut mengenakan kemeja putih, dikutip Rabu (2/7).
Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, perabotan rumah tangga itu milik penjaga ponten, Tumini. Sudah 15 tahun lamanya perempuan berusia 47 tahun itu menempati toilet umum bercat hijau berukuran 4x3.
"Dulu suami saya yang jaga (ponten umum) sebelum meninggal. Kami sewa Rp 1 juta per tahun. Awalnya ke Pak Lurah (Potro), sekarang ke Jasa Tirta," ujar Tumini kepada awak media di lokasi, Rabu (2/7).
Kini,warga RT 1 RW 2, Lumumba, Kelurahan Ngagel, Kecamatan Wonokromo, Surabaya itu hanya bisa pasrah. "Saya bingung sekarang mau kerja apa. Umur saya juga sudah tua,” ujar Tumini dengan lirih.
Menanggapi informasi yang viral, Camat Wonokromo, Maria Agustin Yuristina menyampaikan terima kasih atas inisiasi warga. Menurutnya, video viral membantu pihaknya mengambil tindakan preventif dengan cepat.
"Selanjutnya kami lakukan pendekatan kepada penghuni ponten yang kebetulan menyewakan sebagai ponten umum. Beliau bersikap kooperatif dan sadar bahwa ini adalah fasilitas umum yang harus dikosongkan," ujar Maria.
Terkait barang-barang di dalam toilet, pihaknya bersama Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya telah memindahkan perabotan rumah tangga ke rumah tinggal Tumini di wilayah Kecamatan Wonokromo.
"Mulai semalam, dibantu teman-teman Satpol PP, kami mengosongkan bangunan, sehingga pagi ini sudah kosong. Untuk bangunannya, kami kembalikan kepada pemilik yang dulu melakukan inisiasi pembangunan," imbuhnya.
Pemkot Surabaya siap memberikan bantuan kepada Tumini agar lebih produktif. "Pihak yang bersangkutan menyampaikan akan berpikir dulu untuk memulai usaha berjualan, kami akan mendukung hal itu," sambung Maria.
Maria lantas mengimbau masyarakat agar melapor jika menemukan hal serupa. Ia juga mengajak masyarakat Surabaya untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mematuhi peraturan demi keindahan kota bersama.
"Jadi, jika ada masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas serupa atau aktivitas negatif lainnya, dapat menghubungi perangkat wilayah setempat, baik kecamatan maupun kelurahan, maka akan segera kami tindak lanjuti," tukasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
