
Penjualan sapi kurban di RPH Surabaya menurun, tetapi permintaan jasa potong meningkat pada Hari Raya Idul Adha 2025. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Penjualan sapi di PT Rumah Potong Hewan (RPH) Perseroda Kota Surabaya mengalami penurunan pada Hari Raya Idul Adha 2025. Berbanding terbalik dengan lonjakan pesanan jasa potong kurban.
Hal ini disampaikan Direktur Utama PT RPH Perseroda Fajar Arifianto Isnugroho. Hingga Jumat (6/6), pihaknya mencatat penjualan sapi tahun ini hanya 75 ekor, jauh di bawah penjualan tahun sebelumnya yang mencapai 137 ekor.
"Kami tidak tahu pasti penyebabnya. Tetapi kalau bicara penjualan, masyarakat punya banyak alternatif selain RPH. Tahun lalu mungkin kami dapat pesanan (banyak) karena tahun politik. Ini hanya analisis kami," tutur Fajar.
Meski begitu, Fajar memilih fokus pada pelayanan jasa potong hewan yang melonjak. Tercatat hingga Jumat (6/6), RPH melayani pemotongan kurban 189 ekor. Naik hampir 10 persen dari tahun sebelumnya, yakni 172 ekor.
"Alhamdulillah mengalami peningkatan. Data terakhir yang saya lihat sudah 189 ekor, dan masih ada slot tersisa pada Minggu dan Senin. Kemungkinan bisa tembus di angka 190-an ekor sapi," imbuh Fajar Arifianto Isnugroho.
Menurut Fajar, adanya lonjakan permintaan jasa potong di RPH Surabaya menunjukkan bahwa daya beli masyarakat terhadap hewan kurban stabil. Pihaknya menargetkan setiap hari, RPH bisa memotong 70 ekor sapi.
"Dengan distribusi daging dilakukan sebelum sore hari. Hari ini (hari pertama Idul Adha) sudah 50 ekor. Harapannya maksimal sampai jam 3 sore, dan jam 4 daging sudah bisa dinikmati masyarakat,” terang Fajar.
Lonjakan ini juga menjadi sinyal positif bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemotongan hewan kurban di tempat higienis, sesuai standar, dan minim gangguan lingkungan seperti di RPH, terus meningkat.
“Mungkin karena faktor kebersihan, gangguan lingkungan, dan keterbatasan tempat pencucian jeroan, sehingga orang merasa lebih aman di RPH. Apalagi tahun ini Iduladha jatuh pada hari Jumat, yang biasanya cukup merepotkan jika harus memotong sendiri,” tukas Fajar Arifianto Isnugroho.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
