Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Juni 2025 | 05.03 WIB

Penjualan Sapi di RPH Surabaya Turun, Jasa Potong Kurban Justru Melonjak

Penjualan sapi kurban di RPH Surabaya menurun, tetapi permintaan jasa potong meningkat pada Hari Raya Idul Adha 2025. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Penjualan sapi kurban di RPH Surabaya menurun, tetapi permintaan jasa potong meningkat pada Hari Raya Idul Adha 2025. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com-Penjualan sapi di PT Rumah Potong Hewan (RPH) Perseroda Kota Surabaya mengalami penurunan pada Hari Raya Idul Adha 2025. Berbanding terbalik dengan lonjakan pesanan jasa potong kurban.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT RPH Perseroda Fajar Arifianto Isnugroho. Hingga Jumat (6/6), pihaknya mencatat penjualan sapi tahun ini hanya 75 ekor, jauh di bawah penjualan tahun sebelumnya yang mencapai 137 ekor.

"Kami tidak tahu pasti penyebabnya. Tetapi kalau bicara penjualan, masyarakat punya banyak alternatif selain RPH. Tahun lalu mungkin kami dapat pesanan (banyak) karena tahun politik. Ini hanya analisis kami," tutur Fajar.

Meski begitu, Fajar memilih fokus pada pelayanan jasa potong hewan yang melonjak. Tercatat hingga Jumat (6/6), RPH melayani pemotongan kurban 189 ekor. Naik hampir 10 persen dari tahun sebelumnya, yakni 172 ekor.

"Alhamdulillah mengalami peningkatan. Data terakhir yang saya lihat sudah 189 ekor, dan masih ada slot tersisa pada Minggu dan Senin. Kemungkinan bisa tembus di angka 190-an ekor sapi," imbuh Fajar Arifianto Isnugroho.

Menurut Fajar, adanya lonjakan permintaan jasa potong di RPH Surabaya menunjukkan bahwa daya beli masyarakat terhadap hewan kurban stabil. Pihaknya menargetkan setiap hari, RPH bisa memotong 70 ekor sapi.

"Dengan distribusi daging dilakukan sebelum sore hari. Hari ini (hari pertama Idul Adha) sudah 50 ekor. Harapannya maksimal sampai jam 3 sore, dan jam 4 daging sudah bisa dinikmati masyarakat,” terang Fajar.

Lonjakan ini juga menjadi sinyal positif bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemotongan hewan kurban di tempat higienis, sesuai standar, dan minim gangguan lingkungan seperti di RPH, terus meningkat.

“Mungkin karena faktor kebersihan, gangguan lingkungan, dan keterbatasan tempat pencucian jeroan, sehingga orang merasa lebih aman di RPH. Apalagi tahun ini Iduladha jatuh pada hari Jumat, yang biasanya cukup merepotkan jika harus memotong sendiri,” tukas Fajar Arifianto Isnugroho.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore