Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Mei 2025 | 00.52 WIB

Sekolah Kreatif, SMA Masa Depan Cerah Surabaya Kenalkan Budaya Jawa

Siswa SMA Masa Depan Cerah Surabaya, tampilan wayang orang dan ketoprak dalam kegiatan P5. (Riana Setiawan/Jawa Pos) - Image

Siswa SMA Masa Depan Cerah Surabaya, tampilan wayang orang dan ketoprak dalam kegiatan P5. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

JawaPos.com–Sekolah semakin kreatif mengemas Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Siswa tak hanya mengelola materi dalam bentuk riset dan karya ilmiah.

Seperti yang dilakukan siswa kelas X dan XI SMA Masa Depan Cerah, mereka berkarya lewat penampilan wayang orang dan ketoprak. Dengan sedikit terbata, para siswa membawakan dialog berbahasa krama inggil. Mereka juga membawakan pakaian khas kerajaan dalam pertunjukan berdurasi 20-30 menit.

”Meskipun mereka kebanyakan bukan keturunan Jawa, tapi mereka bisa membuktikan kalau bisa tetap berbahasa Jawa walau ada tidak lancarnya dikit-dikit,” tutur guru Seni Budaya SMA Masa Depan Cerah Caesar Riza Rahardian.

Dia menjelaskan, bahasa yang digunakan didominasi bahasa Jawa namun diperbolehkan menggunakan bahasa Indonesia di beberapa bagian. Bahkan mengombinasikan cerita legenda asli dengan lawakan masa kini.

”Mereka punya waktu 4 bulan untuk bersiap,” imbuh Caesar Riza Rahardian.

Tak hanya penampilan di panggung, pertunjukan juga dikombinasikan dengan rekaman video agar semakin menarik.  Penampilan ketoprak dan wayang orang sengaja dipilih agar siswa makin mengenal budaya Jawa. Mulai dari perbedaan ketoprak dan wayang orang, bahasa, hingga cerita legenda nusantara.

Beberapa naskah legenda yang ditampilkan adalah Roro Jonggrang-Bandung Bondowoso, Keong Emas, Gatotkaca, dan Jaka Tarub.

”Mereka dibebaskan memilih cerita apa saja,” jawab pria yang akrab disapa Ardian itu.

Kegiatan tersebut wajib diikuti siswa kelas 10 dan 11. Tak hanya para guru, orang tua siswa juga turut datang dan memberikan nilai melalui formulir online. Kegiatan itu telah menjadi pertunjukan tahunan yang dirayakan bersama-sama ratusan siswa.

”Ini upaya kami melestarikan budaya wujud cinta kita terhadap budaya dan negara,” tambah Ardian.

Dia juga mengapresiasi kedatangan perwakilan Wali Kota Surabaya dalam pembukaan kegiatan.

”Bapak Wali Kota berpesan untuk ikut menjaga budaya di generasi muda, bahkan bisa memanfaatkan media digital terkait wayang orang dan ketoprak,” ucap Caesar Riza Rahardian.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore