TUMPAS PREMANISME: Polda Jatim mengungkap 1.863 kasus premanisme yang melibatkan 2.307 tersangka di Mapolda Jatim kemarin (16/5) siang. (Foto: Sholeh Hilmi/Jawa Pos).
JawaPos.com - Polda Jatim mengungkap 1.863 kasus premanisme selama dua pekan operasi penyakit masyarakat (pekat) sejak 1 Mei lalu. Dari hasil ungkap tersebut sebanyak 2.307 tersangka berhasil diamankan pihak kepolisian. Jumlah tersebut mencakup 601 tersangka tindak pidana biasa dan 1.706 tindak pidana ringan (tipiring).
Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Farman, Jumat (16/5) menyampaikan bahwa tersangka tindak pidana biasa dijerat dengan sejumlah pasal menyesuaikan dengan pelanggaran yang dilakukan. Beberapa di antaranya Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan pengancaman, Pasal 335 KUHP tentang pemaksaan dengan kekerasan, Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dan 351 KUHP tentang penganiayaan.
”Dengan modus operandi rata-rata penganiayaan, baik dilakukan perorangan maupun kelompok,” ungkapnya. Pihak kepolisian mencatat 362 org tersangka ditetapkan dari 273 kasus penganiayaan. Angka tersebut disusul oleh tersangka kekerasan berlatar belakang perguruan silat. Yaitu, sebanyak 63 tersangka terlibat dalam 34 kasus kekerasan antar perguruan silat.
Salah satu aksi premanisme yang menjadi atensi dari kepolisian adalah kasus kekerasan yang dilakukan oleh debt collector. Teranyar pada Kamis (15/5) malam Polda Jatim membekuk komplotan debt collector yang melakukan penyekapan terhadap nasabah. ”Kemarin malam (Kamis, Red) terdapat penyekapan dan pemerasan oleh debt collector di Malang,” paparnya.
Farman menegaskan dalam aksi premanisme di Jawa Timur tidak ditemukan pelaku dengan latar belakang organisasi masyarakat (ormas) tertentu. Para pelaku premanisme selain berasal dari perguruan silat, sebagian di antaranya berasal dari kelompok gangster. ”Berdasarkan hasil ungkap yang kami lakukan sementara tidak ada yang terafiliasi dengan ormas,” ujar eks Dirreskrimsus Polda Jatim tersebut.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
